Diduga Mengejar Keuntungan Pribadi Ketua HPI Sulteng Diserang Sekretarisnya Sendiri

0
844

Saiful Hulungo : “Kesana kemari bawa-bawa nama HPI tanpa ada laporan ke saya sebagai Sekretaris HPI”

Palu NP – Pernyataan Ketua Dewan Pimpinan Daerah Himpunan Pramuwisata Indonesia (DPD-HPI) Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Haris Balango disalah satu media lokal yang mengatakan jika ada sorotan yang berkaitan dengan kebijakan penggunaan Dana DAK Non Fisik dari lembaga yang dipimpinnya maka pihak tersebut katanya hanya bersifat oknum dan  bukan atas nama lembaga HPI yang dipimpinnya saat ini.


Pernyataan Abdul Haris yang akrab disapa Ais itu tak ayal mengundang reaksi keras dari Saiful Hulungo yang tak lain adalah Sekretarisnya sendiri.

Menurut Saiful pernyataan Ais itu ibarat senjata makan tuan dan perlu segera diklarifikasinya sebab kata Saiful justru Aislah yang selama ini diduganya memanfaatkan dan membawa-bawa nama HPI untuk kepentingan individunya.

Saiful Hulungo dan Abdul Haris Bolango (kanan)

Buktinya selama 3 tahun masa kepemimpinan atau sejak dia terpilih lewat Musyawarah Daerah (Musda) yang diselenggarakan di Pulau Togean Kabupaten Touna, HPI tambah Saiful justru menjadi stagnan dan tidak ada perkembangannya sama sekali.”Selama 3 tahun ini apa sudah yang dia bikin, kesana kemari bawa-bawa nama HPI tanpa ada leporan ke saya sebagai sekretaris HPI,” ujarnya.

Dalam penilaiannya Ais tidak mampu melakukan penguatan kepengurusan organisasi HPI baik di dalam internal DPDnya maupun di tingkat DPCnya.”Sampai sekarang cuma DPC HPI Touna yang sah dan kalau ada DPC lain yang dia SK kan tanpa tandatangan saya berarti itu palsu,” ungkapnya.

Saiful dalam sebuah kegiatan kepariwisataan Pemda Tojo Una-Una

Ais juga tidak pernah melakukan rapat-rapat kerja dan melaporkan kegiatan-kegiatannya termasuk saat mengikuti penyusunan agenda pelatihan dalam rangka mempersiapkan program kerja sama regional 3 Provinsi (Gorontalo, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Barat).

“Justru dia yang memanfaatkan situasi dan jabatan untuk kepentingan individu. Sebagai ketua dia harusnya memiliki agenda-agenda dan rapat kerja serta melaporkannya ke internal organisasi tapi yang terjadi justru hanya dijadikannya sebagai batu loncatan untuk ke dinas-dinas tanpa ada pelaporan sedikitpun ke saya sebagai Sekretaris DPD-HPI Sulawesi Tengah,” jelas Ipul kepada Nuansa Pos lewat telepon genggamnya Senin (25/11) kemarin.

Sementara Ais yang kembali dikonfirmasi Nuansa Pos lewat pesan singkatnya tidak menepis kritikan yang dilontarkan Saiful namun dia menolak dikatakan memanfaatkan jabatannya.”Kalau Ipul Sekretaris HPI mengkritik saya itu sah, kalau saya dituduh memanfaatkan jabatan itu sifat cemburu dan arogansi. Selama kegiatan Rakernas DPP HPI, dia sendiri (sekretaris) yang pergi tanpa koordinasi dengan Ketua HPI Sulteng. Dan menjadi pertanyaan dananya dapat dari mana? Jadi silakan mengkritisi, buat saya itu dinamika saja,” jelasnya (NP05)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here