Kasus Korupsi Dana Desa Lengkeka Poso Akan Diperiksa Kejaksaan

0
354

POSO,NUANSAPOS.COM – Kasus penggelapan atau korupsi Dana Desa (DD) tahun anggaran 2019 yang kuat dugaan dilakukan oleh Pjs. Kades Lengkeka, Kecamatan Lore Barat, Kabupaten Poso, Reprianus Ratode bekerja sama dengan Bendahara Desa, Jhon Felix Paresa serta beberapa oknum lainnya sudah akan diperiksa Kejaksaan Cabang Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

“Ia ada laporannya dari masyarakat, kasusnya sudah akan diperiksa minggu depan ini,” ujar Kacabjari Tentena, I Wayan Sukardiasa, SH kepada Nuansapos.Com yang menghubunginya Minggu (26/7).

Adapun anggaran DD yang diduga dimainkan oleh Pjs Kades Cs tersebut diantaranya terdiri atas 3 item kegiatan yakni pekerjaan pembuatan bak penampungan wisata air panas Rp 82 juta kemudian Rp 22 juta untuk pembersihan jalan tani ditambah Rp 80 juta yang seharusnya dibayarkan untuk menutup utang piutang proyek DD di salah satu Toko suplier barang yang ada di wilayah tersebut.

Anggaran-anggaran tahun 2019 yang sudah tidak bisa dipertanggungjawabkan baik secara materil maupun administrasinya ini sempat membuat situasi antara Pjs Kades dan Bendaharanya memanas hingga berujung pada saling tudingĀ  antar keduanya.

Menurut Pjs Kades anggaran tahun 2019 itu masih tersimpan di Brankas Bendaharanya.

“Kegiatan itu memang tahun 2019 tapi uangnya masih ada disimpan di brankas Bendahara,” tepis Reprianus.

Namun saat di crosscheck langsung, Bendaharanya malah balik menyerang Pjs nya dan mengatakan jika soal anggaran berada dibawah penguasaan Pjs Kepala Desanya.

“Kalau itu tanya sama Kades, yang jelas dia yang tau. Kalau dia bilang ada sama saya, saya kira keliru. Sebaiknya tanya lagi ke dia,” sergah Bendahara kepada Nuansapos.Com beberapa pekan yang lalu.(Sabri Setiawan Todongi)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here