Morowali

Wujudkan Sejahtera Bersama, Dinsos Morowali Cairkan Dana Jadup ke Warga Diserahkan Langsung Bupati Taslim

MOROWALI, Sulawesi Tengah- Pemda Morowali melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Morowali telah mencairkan dana bantuan Jaminan Hidup (Jadup) kepada warga yang berhak menerimanya.

Penyerahan bantuan Jadup tersebut diserahkan langsung Bupati Morowali, Drs. Taslim secara simbolis kepada warga penerima. bertempat di Aula Kantor Bupati Morowali, Senin (20/03/2023).

Kadinsos Kabupaten Morowali Arifin Lakane dalam laporannya menyampaikan bahwa nilai bantuan tahun ini (2023, red) naik sebesar Rp.4 Milyar lebih menjadi Rp.12 Milyar lebih dari tahun sebelumnya (2022, red) yang hanya sebesar Rp.8 Milyar.

Dikatakan Arifin Lakane, dari jumlah dana sebesar Rp.12 M lebih telah dialokasikan untuk penghafal Al-Qur’an Tahfidz Pondok Pesantren sebesar Rp.6 Milyar 100 juta dan sisanya Rp.6 M lebih diperuntukan bagi Lansia, Janda kurang mampu, disabilitas termasuk ODGJ alias orang gila lewat keluarganya.

“Program ini sudah 4 tahun bjalan sebagai wujud program sejahtera bersama, sesuai visi-misi Tahajud. Dimana setiap bulan langsung ditransfer ke rekening masing-masing penerima, warga seperti terima gaji setiap bulannya,” jelasnya.

Diakhir, Mantan Kadis Perpustakaan Morowali itu menyampaikan ucapan terima kasih kepada pimpinan Bank Sulteng Cabang Bungku atas bantuan dan kerjasamanya mensukseskan program tersebut.

Dimana untuk bantuan bagi penyandang disabilitas ini akan diserahkan langsung oleh pihak Bank Sulteng Cabang Bungku kepada penerima disabilitas ke rumah masing-masing yang nantinya akan dimulai dari Kecamatan Menui Kepulauan.

Pada kesempatan itu Bupati Morowali, Drs.Taslim mengatakan program ini diperuntukkan bagi masyarakat untuk memenuhi hak hidup masyarakat kita kurang mampu.

Program ini juga sebagai bukti hadirnya pemerintah ditengah-tengah masyarakat untuk memberikan jaminan hidup kepada masyarakat kurang mampu karena pemerintah bukan hanya membangun insfratruktur tetapi juga memberikan jaminan bagi keberlanjutan hidup masyarakat kurang mampu.

“Ini merupakan program wajib karena di dukung Undang-undang, negara menjamin kehidupan yang layak bagi rakyatnya,” jelas Taslim panjang lebar.

Selain dihadiri Bupati Morowali Drs. Taslim dan Kadinsos Morowali Arifin Lakane, juga dihadiri pimpinan Pondok Pesantren penerima bantuan Jadup serta para warga penerima program bantuan Jadup.

Untuk diketahui, penambahan anggaran Jadup tahun ini juga menambah jumlah penerima yang mana tahun sebelumnya jumlah penerima Jadup hanya 1.000 lebih, tetapi tahun ini bertambah menjadi 2.000 lebih.

(PATAR JS)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp