Kajari Banggai Monitoring Progres Kesehatan Keluarga Beresiko Stunting Desa Bunga
Kajari Banggai saat melakukan kunjungan keluarga beresiko stunting di Desa Bunga. (Foto: Dok. Kejaksaan Negeri Banggai)
Luwuk.Nuansapos.com – Selaku Ayah Asuh Stunting di Desa Bunga, Kecamatan Luwuk Utara, Kepala Kejaksaan Negeri Banggai Raden Wisnu Bagus Wicaksono didampingi Pengurus Ikatan Adhyaksa Dharmakarini Daerah Banggai, Jumat (18/8) kemarin, mengunjungi keluarga beresiko Stunting di desa tersebut.
Turut hadir dalam kunjungan Plt. Dinas P2KBP3A, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan erwakilan Badan Perencanaan Daerah dan Litbang.
Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Banggai Firman Wahyudi, mengatakan, kategori keluarga beresiko Stunting yang dikunjungi diantaranya ibu hamil, ibu menyusui dan bayi.
Kunjungan kali ini sebut Firman, bertujuan memonitoring dan mengevaluasi progres kesehatan, juga sebagai bentuk kepedulian akan percepatan penurunan stunting.
“Pada kesempatan itu kami (Kejari Banggai) menyerahkan bahan makanan pendamping berupa beras, minyak goreng, kacang hijau, kacang tanah, telur dan biskuit,” tuturnya.
Pihak Kejari Banggai juga menerima laporan dari Kepala Desa Bunga, yang mana keluarga beresiko stunting secara rutin memeriksakan kesehatan di Posyandu, dan alokasi dana yang bersumber dari Dana Desa yang diperuntukan kegiatan intervensi stunting.
Lanjut Kasi Intel, dengan makanan pendamping yang kaya akan karbohidrat dan kalsium yang cukup tinggi, diharapkan kedepan akan ada kecukupan gizi bagi bayi guna mencegah resiko ibu hamil melahirkan bayi stunting.
“Mengingat penurunan stunting ini merupakan arahan Direktif Presiden,” ucapnya.
Melalui kunjungan tersebut, tambah Kasi Intel, Kajari Banggai menghimbau agar Kades Bunga dan jajaran benar-benar memanfaatkan serta menggunakan anggaran yang disediakan negara sesuai peruntukannya.
“Jangan menyimpang dan mempergunakan alokasi dana yang telah disediakan negara untuk kepentingan pribadi,” tutup Firman mengingatkan. (Yunai)