Wabup Parimo Angkat Bicara soal Tambang Ilegal: ‘Ini Masalah Besar!’
PARIMO, nuansapos – Aktivitas tambang emas ilegal di Kabupaten Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, disebut kian tak terkendali dan menjadi persoalan serius yang mendesak untuk segera ditangani.
Wakil Bupati Parigi Moutong, Abdul Sahid, secara tegas menyatakan bahwa praktik pertambangan tanpa izin tersebut berlangsung terang-terangan, bahkan seolah tanpa pengawasan yang efektif.
“Di depan mata kita, tambang ilegal merajalela. Ini masalah besar di Parimo,” ujar Sahid dalam pertemuan bersama LBH Rumah Hukum Tadulako di ruang rapat bupati, Senin (30/3/2026).
Menurut dia, kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut tanpa solusi konkret. Pemerintah daerah, bersama seluruh pemangku kepentingan termasuk media, diminta untuk ikut mendorong percepatan penataan sektor pertambangan, khususnya dalam hal perizinan.
Sahid menegaskan bahwa penindakan terhadap aktivitas ilegal harus berjalan seiring dengan penyediaan solusi yang jelas bagi masyarakat yang menggantungkan hidup dari sektor tersebut.
“Kalau ilegal, tangkap. Tapi solusinya juga harus ada. Dorong bagaimana supaya yang legal bisa dipercepat,” katanya.
Ia menjelaskan, legalisasi aktivitas pertambangan akan mempermudah pengawasan serta memberikan kepastian hukum. Dengan begitu, setiap pelanggaran yang terjadi dapat langsung ditindak secara tegas tanpa toleransi.
“Kalau sudah legal, lalu melanggar, pasti akan diberhentikan. Tidak ada toleransi,” tegasnya.
Wabup juga menyoroti fenomena di mana pemerintah kerap menjadi pihak yang disalahkan, sementara pelaku utama tambang ilegal tidak teridentifikasi dengan jelas.
“Yang bekerja siapa, kita tidak tahu. Tapi yang disalahkan selalu pemerintah. Karena memang izin belum diterbitkan,” ungkapnya.
Untuk itu, ia meminta agar sumber persoalan ditelusuri secara menyeluruh, termasuk mengungkap aktor di balik aktivitas tambang ilegal tersebut.
Penegakan hukum, menurutnya, harus dilakukan tanpa pandang bulu.“Kita cari sumbernya, kita redam. Cari pelakunya, kenakan sanksi,” ujar Sahid.
Ia berharap langkah tegas yang diiringi solusi konkret dapat menjadi jalan keluar untuk mengakhiri persoalan tambang emas ilegal yang selama ini membayangi Parigi Moutong. (Sumardin)