Bersih-Bersih Ala Kapolri Pada Oknum Nakal Di Tubuh Polri Sejumlah Mantan PJU Polda DiPeriksa Divpropam Mabes Polri???
Prof.Dr.Anwar : Pengamat Dan Peneliti Polri Ketika Di Hubungi np.com,mengatakan pembersihan oknum2 dan pejabat Utama di tubuh polri merupakan langkah jitu kapolri baru dalam meredam kejahatan di tubuh polri,yang dilakukan oleh para pengambil keputusan,yang di bawah itu kroco2 dengar komando samua,sulteng merupakan bagian terpenting dalam menyisir kutu2 penggangu penegakan hukum dan kejahatan pertumbuhan ekonomi,karna para oknum2 ini jadi pembeking utama kejahatan di berbagai bidang,mulai dari tambang,judi,miras dll.Makanya Polri di cap sebagai polisi terkorup di asia,ini yang membuat Bapak Kapolri Baru bertangung jawab untuk membereskan internalnya.Tandas Anwar.
Nuansapos.com-Hari itu Kamis (15/10-2026), beberapa mantan pejabat utama (PJU) Polda Sulawesi Tengah termasuk Kasat dan Kanit aktif diduga diperiksa Divpropam Mabes Polri.
“Pemeriksaan itu terkait dugaan pelanggaran kode etik, beking membeking kolam perendaman pertambangan emas tanpa izin (PETI) yang berada di wilayah kota Palu dan daearh sulteng lainnya seperti Parigi Moutong,”kata kawanku punya kawan Senin (19/10-2026).
Menurut kawanku punya kawan itu ada dua kelompok yang diperiksa Propam Mabes Polri secara terpisah yakni untuk mantan PJU dan sejumlah Kasat dan Kanit aktif di salah satu ruangan di Polda Sulteng. Sedangkan untuk kelompok warga sipil dan pensiunan PJU Polda Sulteng di lokasi tertentu.
“Sehingga mereka tidak dipertemukan atau ketemu, tapi mereka diperiksa pada hari yang sama,”jelas temanku punya kawan itu.
Lalu siapakah mantan PJU dan Kasat serta Kanit di jajaran Polda dan Polresta Palu itu yang diperiksa Divpropam Mabes Polri?
Kawanku punya teman itu menyebutkan inisialnya, hanya saja temanku punya teman itu minta jangan disebutkanlah dalam tulisan ini.
“Cepat atau lambat akan ketahuan juga itu siapa gerangan mantan PJU, Kasat dan Kanit aktif yang sempat diperiksa yang dipimpin oleh seorang Kombes Pol dari Divpropam Mabes Polri itu,”ungkap temanku punya teman itu.
Kapolri Jendaral Polisi Suyudi Ario Seto memang sedang bersih-bersih. Dan itu putut kita apresiasi. Termasuk penindakan tegas terhadap bandar, pengedar dan pemakai narkoba, PETI dan pelaku BBM Subsidi.
Tidak tanggung-tanggung ada sebutan “kampung Narkoba” jadi sasaran utama operasi beberapa hari ini sejak Suyudi Ario Seto naik ke tampuk kepemimpinan Polri.
Disarankan jangan hanya external jadi sasaran operasi Narkoba. Tapi mestinya bersihkan dulu dari dalan (internal) di tubuh Polri, Polda, Polres hingga Polsek.
Karena berdasarkan data masa lalu, tidak sedikit oknum anggota Polri jadi beking Narkoba, diantaranya mantan Kapolda Jawa Timut Irjen Pol.Teddy Minahasa.
Dan sejumlah Kasat Narkoba di Polres-Polres se Indonesia.
Bukan hanya terlibat beking Narkoba, tapi juga pemakai. Olehnya perlu tes urine untuk mengetahui apakah anggota Polri khususnya yang membidangi narkoba.
Bukan soal narkoba saja tapi juga terlibat membekingi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar. Oknum – oknum anggota Polri itu harus bersih dan tertib dari pelanggaran hukum, sehingga dengan muda dapat menegakkan hukum.
Semoga saja dengan kehadiran Kapolri bari Jendral Polisi Suyudi Ario Seto dapat membersihkan internal Polri dari prilaku menyimpang. Paling tidak menguranginya. DNs/NP