Politik

Dana Pokir Menjadi Ladang Basah Dan Empuk Bagi Oknum Anggota DPRD

Nuansapos.com – Berawal dari kisruh proyek Pengadaan bibit durian tahun 2026 melalui anggaran pendapata dan belanja daerah (APBD) yang disalurkan melalui pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD Provinsi Sulawesi Tengah di lingkungan Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, (TPH) Sulteng senilai Rp853.885.000 tahun 2026, muncul berbagai persoalan.

Proyek itu dipersoalkan sejumlah pihak terkait transparansi pelaksanaan mini kompetisi hingga penggunaan penangkar bibit lokal.

Celakanya lagi pokir-pokir anggota DPRD di organisasi perangkat daerah (OPD) pemprov Sulteng diduga dikerjakan sendiri oleh anggota DPRD, sehingga menimbulkan masalah baru.

Parahnya lagi perusahaan yang disodorkan oleh para anggota DPRD itu masih dalam tahap kurasi. Akibatnya OPD meradang.

Bagaimana tidak? Semua OPD “dititipi” POKIR anggota DPRD Sulteng. Parahnya lagi diduga para anggota DPRD itu mau kerjakan sendiri POKIRnya, sehingga menimbulkan tarik menarik antara Kepala OPD dengan para anggota DPRD itu, sehingga muncul persoalkan proyek pengadaan dan penangkaran bibit durian itu.

Terkait kisruh proyek pengadan dan penangkaran bibit durian senilai Rp, Rp853.885.000 itu, istri mantan Kadis TPH Nelson disebut diduga terlibat.

Menanggapi hal itu Nelson mantan Kadis TPH Sulteng yang sekarang menduduki jabatan di Kementerian Petanian mengatakan Bisa dicek ya pak kalo istri saya terlibat dalam hal tersebut.

“Istri saya hanya meneruskan permintaan dari masyarakat….masalah proses pengadaan diserahkan sepenuhnya ke dinas,”tulis Nelson menjawab konfirmasi media ini Minggu (25/10-2026) via chat diaplikasi whatsAppnya.

Nelso mengatakan silahkan dicek pak, Jangankan istri saya, saya saja sejak dimutasi dari dinas TPH tidak pernah pusing dan campuri apa apa yang terjadi di Dinas.

“Dan sejak saya menduduki jabatan di Dinas…bisa bapak telusuri kalo ada 1 jenis proyek yang dikerja oleh istri, anak, saudara, kerabat saya,”INI PENJELASAN RESMI DARI SAYA YA PAK !!!! Tolong dimuat dimedia bapak dan kawan2
Atau mau saya buka semua apa apa yg saya alami 1 tahun terakhir di dinas ????,”ancamnya. ikrapost.com

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp