Bupati Donggala Melaunching Perbup tentang Keamanan Pangan Segar
DONGGALA, NP Lauching Peraturan Bupati Tentang Keamanan Pangan Segar Asal Tanaman (PSAT) , Gemar Pangan Lokal dan Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Donggala Tahun 2020.
Pada kegiatan Launching tersebut dilakukan oleh Bupati Donggala Kasman Lassa di Swiss Belhotel Palu ,Senin (30/11/2020).
Dan kegiatan tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Donggala ,Sekretaris Daerah Kabupaten Donggala ,Wakil Ketua II DPRD Donggala ,Forkopimda ,Para Kepala SKPD ,Ketua TP-PKK Kabupaten Donggala dan Ketua DWP Kabupaten Donggala.
Dalam sambutannya Bupati Donggala Kasman Lassa menyampaikan bahwa pembangunan ketahan pangan dikabupaten donggala dari tahun 2018-2023 mengacu kepada visi pemerintahan daerah kabupaten donggala ,yaitu “Terwujudnya Masyarakat Kabupaten Donggala yang sejahtera ,berdaya saing ,mandiri dan berkarakter dengan berpijak pada nilai kearifan local”.
“Untuk mewujudkan ketahan pangan ada tiga hal yang harus diperhatikan yaitu ketahan pangan ,distribusi pangan ,dan produksi pangan ,”tuturnya.
Disampaikannya lagi bahwa ,dalam mewujudkan ketahanan pangan tentunya melewati berbagai permasalahan dan tantangan pembangunan pangan dan gizi yang kini dihadapi yaitu ,produksi pangan yang terbatas ,kompotensi lahan ,perubahan iklim ,stabilitas harga ,dan pasokan pangan.
Sehingga dengan adanya kondisi seperti itu ,maka pemerintah daerah kabupaten donggala melakukan langkah strategis dengan mengeluarkan/menetapkan Peraturan Bupati (Perbup) No.21 Tahun 2020 tentang Keamanan Pangan Segar Asal Tanaman (P2KP) dan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 22 Tahun 2020 tentang Percepatan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) Berbasis Pangan Lokal Tingkat Kabupaten Donggala.
Selain itu Bupati juga katakan bahwa sebagai daerah yang berada disebelah barat sulawesi tengah kabupaten donggala dianugrahi tanah pertanian yang subur dan ditumbuhi keanekaragaman hayati yang sangat kaya.
“Akan tetapi tidak dapat dipungkiri bahwa upaya pendayagunaan diversifikasi pangan telah dilakukan ,namun perkembangannya masih sangat lambat. Jauh dari harapan ,penganeka ragaman konsumsi pangan yaitu membudayakan pola konsumsi pangan beragam gizi ,seimbang dan aman untuk hidup sehat ,”ujarnya.
Bupati menambahkan bahwa pada kenyataannya ,sekarang maraknya penggunaan pestisida yang tidak sesuai anjuran ,bahan kimia pangan yang tidak baik bagi kesehatan ,dan pengolahan bahan pangan yang kurang baik ,itu akan berdampak pada keamanan dan mutu pangan yang dikonsumsi masyarakat.
Untuk itu melalui momentum Launching Perbup ,Bupati menekannya bahwa siapa lagi dan mulai sekarang (Isemapa Maipiapa) kita kosumsi pangan yang aman dan bermutu agar kemandirian dan kedaulatan pangan dapat diwujudkan ,pungkasnya.