Polisi Akhirnya Berhasil Mengidentifikasi Dan Membekuk Pembunuh Nugi Yang Sebenarnya

Pelaku pembunuhan bocah Nugi (4) akhirnya terungkap sudah.
Pelakunya ternyata tidak lain adalah orang dekat korban yang saat kejadian bertandang di rumahnya di Desa Tolambo, Kecamatan Pamona Tenggara pada Minggu 11 April 2021 lalu.
Pelaku GL (33) warga Desa Matialemba, Kecamatan Pamona Timur ditangkap Tim gabungan Polres Poso,Polsek Pamona Timur dan Polsek Pamona Selatan yang dipimpin langsung Kasatreskrim Polres Poso, Iptu Dicky Armana Surbakti S.TK,S.I.K,M.H bersama KBO Sat Reskrim Res Poso Ipda Oktavianus Batara S.H ,Kanit Resmob Res Poso, Aiptu Sharir Rosdin beserta anggota Resmob Res Poso dan Anggota Paminal Polres Poso pada Kamis (14/10) sekitar pukul 14 20 Wita saat sedang menghadiri menyambut pesta rakyat Padungku di Desa Tiu, Kecamatan Pamona Timur, Kabupaten Poso.

Pelaku saat ini sudah ditahan di Mako Polres untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Poso, AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf ,SI.K dari Poso membenarkan adanya penangkapan tersebut.
Terhadap Pelaku akan dikenakan Pasal 340 dan UU Perlindungan Anak dengan hukuman 20 tahun penjara dan hukuman seumur hidup.
Kapolres Poso mengakui pengungkapan kasus ini memang sangat sulit dan membutuhkan waktu yang cukup lama karena terkendala oleh saksi , barang bukti dan lokasi yang berada di pemukiman yang tidak terlalu padat sehingga Penyidik kata Kapolres sangat berhati-hati dalam melakukan penyidikan agar tidak keliru dan benar -benar bisa memastikan siapa pelaku yang sebenarnya .
“Kami lakukan uji Laboraturium forensic di Makassar dan itu membutuhkan waktu yang cukup lama. Hasilnya akan kami sampaikan lebih lanjut setelah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka,” jelasnya.
Kepada masyarakat Kapolres menghimbau mempercayakan kasus ini kepada Polisi dan tidak mengambil tindakannya sendiri-sendiri.
“Kami menghimbau kepada masyarakat tidak main hakim sendiri ini merupakan criminal murni yang bersangkutan saat ini sedang kami tahan dan melakukan proses selanjutnya,” ujarnya mengingatkan.
Terhadap pengungkapan kasus yang sempat tenggelam hingga 6 bulanan ini sangat diapresiasi oleh masyarakat Poso pada umumnya.
“Salut kepada Polisi, akhirnya berhasil mengungkap kasus ini,” ungkap sebagian besar simpatisan Nugi dan warga Poso pada umumnya.