MorowaliNasionalSultengViral

Indahnya Berbagi, Ketua Perstajam: Sebaik-baik manusia bermanfaat bagi orang lain

 

Morowali NP
Moment bulan suci Ramadhan dan jelang lebaran 1442 H, yang sudah didepan mata di isi dengan berbagi oleh Wartawan Morowali yang tergabung dalam organisasi Persatuan Jurnalis Morowali (Perstajam).

Sebelumnya, Perstajam telah menggelar bagi-bagi takjil ke warga pengguna jalan yang melintas di jalur dua depan Mesjid Agung Fonuasingko, Bungku Tengah.

Kali ini para awak media itu dan sejumlah pengurus Perstajam turun langsungmembagi-bagikan paket lebaran berupa sembako kepada kaum dhuafa dan warga kurang mampu di berbagi Desa di Kabupaten Morowali, Senin (10/5/2021).

Tercatat kurang lebih ada sekitar 15 Desa titik penyaluran bantuan sembako tersebut, yakni:
Desa Lanona
Desa Harapan Jaya
Desa Bahoea reko-reko
Desa Wosu
Desa Lorebunu
Desa Umpanga
Desa Ungkaya.
Desa Salonsa.
Desa wosu
Desa Bente dan Desa Lainnya di Kec.Bungku Selatan.

“Bantuan ini kita sebar ke saudara/i kita yang secara ekonomi kurang mampu di berbagai Desa yang ada di Kab.Morowali. Mari kawan-kawan saya mengajak kita semua untuk dapat saling berbagi dan turun langsung memberikannya,” ajak ketua Perstajam Wardi Bania saat diskusi merancang giat tersebut.

Menurutnya, Himpitan ekonomi yang masih dirasakan sebagian warga Morowali, menjadi alasan diselenggarakannya kegiatan sosial tersebut. Meski dari segi kesejahteraan para awak media terkadang masih terabaikan, namun tidak menjadi penghalang niat berbagi dan peduli kepada sesama manusia.

Niatan rencana pembagian paket lebaran kepada kaum duafa di Morowali sudah diagendakan beberapa waktu lalu dan alhamdulillah dengan dukungan seluruh pengurus dan anggota, akhirnya niatan ini dapat terlaksana. Karena hekekatnya, manusia terbaik adalah saling berbagi meski dalam keadaan dan kondisi apapun.

“Kita ikhtiar saja dalam giat ini meski secara ekonomi kita juga masih kekurangan tetapi percayalah tidak ada perbuatan baik yang sia-sia karena sebaik-baik manusia bermanfaat bagi orang lain, ini yang harus kita amalkan,” Ucap Wardi pria berjuluk pak Ustad itu.

Jumlah paket sembako yang dibagikan kurang lebih ada 60 paket yang berasal dari kontribusi pengurus dan anggota serta pihak lain yang tidak ingin disebut namanya, tersalurkan kepada warga kurang mampu, janda, lansia, yatim piatu, penyandang disabilitas atau secara umum kita sebut kaum duafa,” ujar Wardi sapaan Ketua Perstajam.

Untuk proses pembagian paket lebaran, tambah Wardi, dilakukan pengurus dan anggota Perstajam secara langsung dari rumah-kerumah sembari melihat kondisi para kaum duafa dan mendengar langsung jeritan ketidak berdayaan mereka ditengah situasi dan kondisi himpitan ekonomi yang mendera.

“Ada warga yang mengalami kelumpuhan, namun seolah terabaikan karena minimnya perhatian pemerintah setempat. Adapula mereka penyandang disabilitas, janda, lansia, anak yatim piatu yang harus dan perlu diperhatikan atau dibantu, bukannya dibiarkan,” tuturnya.

Sehingga, Wardi berharap, kedepan kegiatan sosial seperti ini terus dilaksanakan. Karena Ia meyakini, dengan berbagi dan memberikan manfaat kepada orang lain dapat memberi kecukupan dan kemudahan untuk diri kita sendiri. “Kita tidak akan miskin dengan berbagi dan memberi manfaat kepada sesama,” tandasnya.

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp