Kebakaran Hanguskan Dua Rumah Dinas Guru di Moutong, Kerugian Capai Rp25 Juta
MOUTONG, nuansapos – Kebakaran melanda perumahan guru SD Inpres Moutong Timur di Dusun III, Desa Salepae, Kecamatan Moutong, Kamis (16/4/2026) sekitar pukul 12.05 Wita.
Peristiwa ini menghanguskan dua unit rumah dinas guru dan menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah.Kebakaran pertama kali diketahui saat para siswa sedang beristirahat dan bersiap melaksanakan salat Dzuhur.
Teriakan “kebakaran” dari siswa memicu kepanikan di lingkungan sekolah.
Salah satu saksi sekaligus korban, Nurhatima Lakita (30), mengatakan dirinya langsung keluar dari ruang kantor setelah mendengar teriakan tersebut dan mendapati api sudah membesar dari salah satu rumah dinas.
Api diketahui berasal dari perumahan Dahlia dan dengan cepat merambat ke perumahan Melati yang juga dihuni korban.
Warga sekitar kemudian berupaya memadamkan api secara manual sebelum petugas pemadam kebakaran dan aparat kepolisian tiba di lokasi.Sekitar pukul 13.30 WITA, api berhasil dipadamkan.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun sejumlah barang berharga seperti perabot rumah tangga dan dokumen penting dilaporkan ikut terbakar.
Kapolsek Moutong, AKP Felix Alfins Saudale, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan awal, termasuk olah tempat kejadian perkara dan meminta keterangan sejumlah saksi.
“Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik. Namun kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pastinya,” ujar Felix.
Mantan Kasat Reskrim ini juga mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.
“Kami mengingatkan warga agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah serta tidak menggunakan peralatan listrik secara berlebihan. Selain itu, dalam kondisi darurat seperti ini, masyarakat juga perlu waspada terhadap potensi tindak kejahatan,” katanya.
Akibat kejadian tersebut, total kerugian ditaksir mencapai sekitar Rp25 juta. Polisi memastikan akan terus mendalami kasus ini guna memastikan tidak ada faktor lain di balik kebakaran tersebut. (Pde Sumardin)