Hukum KriminalParimo

Arena Sabung Ayam ‘Menahun’ di Desa Kotaraya Timur – Mepanga Akhirnya Digrebek Polisi

PARIMO, nuansapos.com Keresahan sebagian masyarakat desa Kotaraya Timur Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong baru-baru ini terkait munculnya arena sabung ayam, akhirnya tercium aparat keamanan dari Polsek Tomini dan Polres Parimo.

Arena sabung ayam yang dikelola seseorang oknum ‘bandar judi’ berinisial Gd dan sudah menahun itu, menurut warga desa Kotaraya Timur bernama Putu (panggilan akrabnya) berada di dusun terpencil dan diduga ada ‘perlindungan’ dari oknum tertentu.

Hal inilah membuat sebagian warga desa setempat merasa resah karena setiap malam-malam tertentu, banyak kendaraan berlalu lalang menembus lokasi sabung ayam.

Sementara, pihak Kades dan perangkat desa Kotaraya Timur yang ditemani Babinsa setempat sudah mewanti-wanti dengan melakukan peneguran kepada oknum bandar judi, namun tidak pernah digubrisnya.

Sesuai pengakuan warga dari penulusuran media ini, bahwa nilai investasi hasil ‘petikan’ arena beromshet puluhan juta rupiah sekali membuka arena sabung ayam.

Belum lagi suasana Covid-19 yang akhir-akhir ini sangat mengancam warga desa Kotaraya Timur akibat berdatangan warga dari luar daerah, benar-benar ‘menakutkan’.

Polsek Tomini dan Jajaran Polres Parimo tentu tidak tinggal diam dan langsung melakukan penggerebekan arena sabung ayam malam itu juga dengan menangkap pelakunya bersama sejumlah barang bukti.

Kepada wartawan Nuansa Pos.com, Kades Kotaraya Timur Kecamatan Mepanga Kabupaten Parigi Moutong, I Dewa Nyoman Oka yang dihubungi melalui ponselnya membenarkan telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku sabung ayam dimalam harinya.

“Iya pak, sudah digrebek lokasi sabung ayam di desa kami oleh Polisi berdasarkan laporan masyarakat bersama barang bukti motor, ayam dan sejumlah uang taruhan. Dan sekarang para pelaku sudah berada di Polres Parimo untuk dilakukan BAP Polisi'” kata Kades siang ini.

Ketika ditanya mengapa sampai lokasi sabung ayam itu tidak ditutup oleh Pemerintah desa ? I Dewa Nyoman Oka menjawab, bahwa hal itu sudah pernah menjadi teguran lisan kepada oknum penanggung jawabnya, namun tidak digubrisnya.

Itupun kata Kades Kotaraya Timur, tetap dilakukan pencegahannya demi menenangkan warga desa untuk menghindari masuknya warga baru yang diduga membawa virus Corona.

“Upaya kami bersama Babinsa baru-baru ini seperti tidak ada tanggapan dari oknum pembuat arena sabung ayam. Beruntung malam itu (tiga hari yang lalu) tim Kepolisian langsung melakukan penggrebekan dan menangkap sejumlah pelaku” kisahnya kepada media ini. (**)

Wartawan : Sumardin (Pde)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp