MorowaliNasionalSultengViral

Satgas TMMD Bersama Warga Berjibaku Buka Akses Jalan di Pelosok Morowali

MOROWALI Nuansapos.com- Tiga Desa di Kec.Menui Kepulauan yakni Desa Tanona, Desa Tanjung Harapan dan Desa Tanjung Tiram yang menjadi titik sasaran Satgas TMMD Morowali, mulai membuahkan hasil.

Akses jalan penghubung tiga desa tersebut sudah tampak kelihatan jelas pembangunan bentuk badan jalan dan lima Deucker plat, semuanya sedang dalam proses pengerjaan.

Satgas TMMD Morowali bersama warga dilokasi pelaksanaan, tampak antosias berjibaku buka akses jalan penghubung setiap desa, dengan harapan pekerjaan bisa selesai sesuai waktu yang sudah ditarget.

Salah satu warga Abd.Rahman (47) di lokasi kegiatan mengaku semangat ikut terlibat langsung dalam pekerjaan pembukaan jalan yang sedang berlangsung.

“Saya dari Desa Tanjung Tiram bersama warga lain Pak, ikut terlibat langsung sejak dari pelaksanaan TMMD ini. Kami sangat semangat dan senang dengan adanya kegiatan ini, akses jalan kami bakal terbuka yang selama ini menjadi keluhan kami di desa ini,” ucapnya.

Menurutnya, selama ini warga sangat sulit beraktivitas antar Desa karena tidak ada akses jalan. Apalagi saat air laut Meti (Surut), warga khususnya anak-anak sekolah terpaksa berjalan kaki sejauh kurang lebih 4 KM menyusuri pinggir pantai ke tempat sekolah di Desa Tanjung Harapan.

Hal ini dilakukan karena tidak ada pilihan lain, bila air laut sedang pasang masih bisa menggunakan transportasi laut tapi saat air surut, terpaksa anak-anak sekolah lewat jalan berumput menyusuri garis pantai.

“Makanya kami sangat senang Pak dibuka ini akses jalan, mudah-mudahan berjalan lancar dan selesai sesuai target, biar kami tidak susah lagi bila hendak beraktivitas ke desa lain,” ungkapnya di amini warga lainnya.

Senada penyampaian Wahidin (49), warga Desa Matano yang merupakan tetangga Desa Tanjung Tiram ikut terlibat langsung dalam kegiatan. Walau pun hanya tetangga Desa, tapi ia merasa terpanggil untuk ikut terlibat langsung.

“Saya warga Desa Matano Pak tetangga Desa Tanjung Tiram, tetapi saya senang pak ikut kegiatan ini karena ini akan berpengaruh ke desa kami jika akses jalan sudah terbuka. Otomatis warga di Desa Matano akan mudah beraktivitas ke desa lainnya, termasuk anak-anak kami yang sekolah SMP ke Tanjung Harapan dan sebaliknya warga Tanona-Matano dapat bebas beraktivitas lewat darat,” terangnya sambil mengangkat batu pondasi ke dalam jonder pengakut material.

Serda Krispen selaku driver Jonder dilokasi kegiatan tampak dengan penuh semangat mengendarai kendaraan tersebut yang berisikan material pekerjaan. Sesekali, terlihat kesulitan saat melewati medan berat tetapi semua bisa dilalui berkat kerjasama tim Satgas bersama warga.

“Iya Pak kita bersama warga terus ini, mereka (Warga, red) sangat senang sekali ini dengan kegiatan ini. Kami pun begitu, punya semangat yang sama bersama warga,” terangnya.

Pantauan media ini dilokasi, tampak pembukaan akses jalan mulai dari Desa Tanona, Desa Tanjung Harapan dan Desa Tanjung Tiram sudah tampak badan jalan terbentuk. Begitu pun lima (5) Decker plat sedang dalam proses pengerjaan.

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp