FeaturedParimo

Kantor Pertanahan Parigi Moutong Melakukan Progress Dan Pencapaian Program Strategi Nasional 

PARIMO, nuansapos.com Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah melalui Kepala Sub Bagian Tata Usaha Indra Abd. Karim SH kepada sejumlah media di Kantornya mengatakan bahwa saat ini pihaknya memiliki beberapa strategi program nasional seperti pendaftaran tanah sistematis lengkap (PTSL), Redistribusi tanah, Lintas sektor, IP4T dan BMN.

Khusus untuk PTSL, kata dia yaitu redistribusi tanah dan program-program yang melibatkan peran lintas sektor, dan merupakan sebagai salah satu Program Strategis Nasional tahun 2022 di Kabupaten Parigi Moutong yang juga telah dikenal masyarakat.

Abd. Karim katakan, saat ini ada lima program strategi nasional tersebut sebagai panduan mengakselerasi percepatan sertipikasi tanah di Kabupaten Parigi Moutong. 

“Pendaftaran sistematis lengkap (PTSL) tahun 2022 di Kantor Pertanahan Kabupaten Parigi Moutong telah mencapai 16 persen dari target peta bidang tanah (PBT) sejumlah 3.200 bidang” ujarnya.

Sedangkan untuk sertipikat hak atas (SHAT) yaitu sejumlah 3.300 bidang, dan masing-masing presentase pencapaian sebesar 29 persen dan 2 persen yang dimana telah dilakukan penyerahan sertipikat sebanyak 75 sertipikat di desa Tanda Selatan.

“Target lokasi ada empat desa yaitu desa Oncone Raya, desa Sinei, desa Sigenti Selatan dan desa Tada Selatan” paparnya dihadapan wartawan, Kamis (23/6/2022).

Senada, Kepala Seksi Pengadaan Tanah dan Pengembangan, Lin Kadarwati S.Sit melalui paparannya menjelaskan, mengingat PTSL sebagai salah satu program nasional.

“Berdasarkan nilai kuantitas yang berasal dari Empat desa sebagaimana disampaikan awal, maka yang telah memiliki target PBT sejumlah 3.200 dengan target SHAT capai 3.300 dari empat desa seperti desa Oncone Raya, Sinei, Sigenti Selatan dan Tada Selatan” urainya.

Khusus untuk retribusi tanah, lanjut Lin yaitu tahun 2022 di Kabupaten Parimo telah mencapai 42 persen dari target 4.000 bidang dengan capaian realisasi pemetaan sejumlah 176 bidang.

Sedangkan realisasi inventarisasi sebanyak 1.670 berkas dengan target desa sejumlah 17 desa yaitu Sausu Auma, Tanalanto, Torue, Tolole, Laemanta Utara, Tinombo, Silabia, Supilopong, Ogotomibu Barat, Lembah Bomban, Wana Mukti Utara, Ogotion, Malakosa, Tumpapa Indah, Palapi, Bilalea, Tomoki, Toribulu, Pintu, Ongka Trismupasari, Laso, Sipayo, Bondoyong, Sintuvu Raya dan Lambunu Timur, jelas Lin Kadarwati.

Sementara, Kepala Seksi Penataan dan Pemberdayaan Kantor Pertanahan Darman, A.Ptnh menjelaskan, untuk saat ini Kementerian ATR/BPN saat ini sedang melaksanakan program Reforma Agraria.

Program ini kata dia merupakan rumah besar dari reformasi aset dan reformasi terkait dengan pertanahan, yaitu dalam rangka memberikan hukum hak atas tanah, “Saat ini pemerintah melalui Kementerian ATR/BPN melaksanakan program legalisasi aset pendaftaran tanah sistematis lengkap di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Parigi Moutong” ujarnya.

Dia menambahkan, untuk kegiatan IP4T adalah kegiatan pendataan penguasaan, pemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah yang diolah dengan sistim informasi geografis sehingga menghasilkan peta dan informasi mengenai penguasaan tanah oleh pemohon.

“Kegiatan IP4T dilaksanakan di desa Nambaru Kecamatan Parigi Selatan dengan target 1000 bidang. Sedangkan tahapan yang telah dilakukan yaitu penetapan lokasi, pelatihan pendampingan desa yang saat ini telah sampai pada tahap penyuluhan” tutupnya. (**)

Penulis : Sumardin (Pde)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp