Ekonomi

Grup Media Chengdu Perkenalkan Tiongkok ke Dunia

Nuansapos.com – Studi banding terhadap media di Tiongkok termasuk Chengdu Media Group atau Chengdu Chuanmei Jituan membuka wawasan baru mengenai peran media di bawah pemerintahan Provinsi Sichuan untuk memperkenalkan Tiongkok ke dunia melalui berbagai produk media.

Hal itu terungkap dalam perbincangan dengan Director of Media Operation Center sekaligus wartawan senior Feng Lanqin dengan anggota Dewan Pembina Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia (FPMRI) Asep Setiawan dan empat wartawan Indonesia pekan lalu. Feng didampingi antara lain Cheng Qifei dan Li Yan, jurnalis dan pengelola media di bawah grup ini. Media yang berpusat di Chengdu, ibu kota Provinsi Sichuan, memainkan peran penting dalam penyebaran informasi, komunikasi kebijakan pemerintah, pembentukan opini publik, serta pengembangan industri media dan kebudayaan di wilayah Tiongkok barat.

Deng sendiri bekerja dalam ekosistem GoChengdu/Chengdu International Media yang merupakan bagian dari Chengdu Media Group. Chengdu International Media Co., Ltd. didirikan pada Juli 2020 dan mengoperasikan komunikasi internasional dalam bahasa Mandarin, Inggris, Prancis, Spanyol, Jepang, dan Korea. Perusahaan ini mengelola GoChengdu serta komunikasi digital, produksi konten, kegiatan internasional, dan layanan media untuk acara-acara besar. GoChengdu sendiri memiliki lebih dari 10 juta pengguna domestik dan internasional dan pada 2024 mencatat lebih dari dua miliar penampakan digital.

Jaringan global

Sementara itu Chengdu International Communications Co., Ltd. dimana Feng menjabat, didirikan pada Juli 2020. Perusahaan ini beroperasi dengan nama Chengdu International Communications Center dan berafiliasi langsung dengan Chengdu Media Group. Chengdu International Communications bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan GoChengdu, portal internasional resmi Kota Chengdu, beserta jaringan media sosial globalnya. Perusahaan ini juga telah berhasil menangani pengembangan dan pengoperasian situs web resmi, jaringan media sosial global, serta aplikasi untuk 31st FISU World University Games dan The World Games 2025 Chengdu.

Dengan berfokus pada berbagai kegiatan internasional besar dan pembangunan citra kota atau city branding, Chengdu International Communications telah menyelenggarakan berbagai kampanye komunikasi dengan jangkauan mencapai puluhan miliar eksposur. Berbagai karya yang dihasilkan perusahaan ini telah memperoleh 67 penghargaan tingkat nasional dan provinsi.

Chengdu International Communications telah membangun jaringan komunikasi internasional dengan model “1+N” yang berpusat pada GoChengdu. Jaringan tersebut terdiri atas satu situs web utama dan delapan platform media sosial utama, yaitu Facebook, Instagram, X, TikTok, WeChat, Weibo, Douyin, dan RedNote (Xiaohongshu).

Melalui ekosistem komunikasi ini, Chengdu International Communications berfungsi sebagai salah satu instrumen utama dalam memperkenalkan Chengdu kepada masyarakat internasional, membangun citra global kota, mempromosikan berbagai kegiatan internasional, serta memperluas jangkauan komunikasi publik Chengdu melalui berbagai platform digital global.

Saluran informasi publik

Menurut catatan, Chengdu Media Group selain menjalankan fungsi ekonomi, kelompok tersebut mengemban tugas politik dan sosial sebagai saluran utama informasi publik, penyosialisasian kebijakan, pembangunan citra kota, dan penguatan arus utama opini publik.

Menurut sebuah catatan, pada 2023, pemerintah kota melaksanakan restrukturisasi dengan membentuk Chengdu Media Industry Group Co., Ltd. sebagai perusahaan negara tingkat kota. Chengdu Media Group dan Chengdu Media Industry Group kemudian beroperasi berdasarkan prinsip “dua lembaga, satu kepemimpinan, pengelolaan berdasarkan kategori, dan operasi terintegrasi”. Struktur ini memungkinkan pemisahan relatif antara fungsi jurnalistik-publik dan kegiatan industri komersial, meskipun keduanya tetap berada dalam satu sistem kepemimpinan.

Jaringan medianya mencakup Chengdu Daily, Chengdu Economic Daily atau Chengdu Business Daily, National Business Daily, majalah Pioneer, Red Star News, perusahaan komunikasi internasional, dan Times Publishing House.

Sedangkan produk digital utamanya meliputi Jin Guan News, Chengdu Fabu, Red Star News, dan National Business Daily. Grup ini juga mengelola media internasional dan kebudayaan seperti Go Chengdu, HELLO Chengdu, YOU Chengdu, dan Chengdu Culture. Masuk dalam produk digital lainnya yakni Red Star News dan National Business Daily. HELLO Chengdu menyatakan produk medianya yang variatif disalurkan melalui Instagram, Facebook, X serta You Tube. Dikatakan bahwa ranking Instagram “helllochengdu” lebih dari 530.000 termasuk salah satu tertinggi di Tiongkok.

Transformasi digital

Seperti halnya media di Guangzhou dan Shanghai yang sempat dikunjungi, transformasi digital menjadi strategi utama Chengdu Media Group. Sejak 2019, grup tersebut mempercepat peralihan dari perusahaan media tradisional menjadi kelompok “media cerdas” berbasis data, komputasi awan, video digital, dan kecerdasan buatan. Investasi dilakukan untuk membangun basis data sumber daya media cerdas yang mengintegrasikan jutaan arsip tulisan, foto, audio, dan video. Teknologi AI digunakan untuk penulisan, pelabelan materi, pemeriksaan isi, pembuatan video otomatis, pemantauan berita, dan distribusi konten lintas platform.

Menurut profil resminya, Chengdu Media Group mempunyai lebih dari 4.000 pegawai, modal terdaftar sebesar 470 juta yuan, aset sekitar 180 miliar yuan, dan ratusan juta pengguna media baru di berbagai platform. Angka tersebut menunjukkan posisinya sebagai salah satu kelompok media perkotaan terpenting di Tiongkok.

Secara keseluruhan, Chengdu Media Group memperlihatkan model khas industri media Tiongkok kontemporer: lembaga media milik negara yang sekaligus menjalankan fungsi politik, pelayanan publik, bisnis kebudayaan, komunikasi internasional, dan inovasi teknologi. Perkembangannya menunjukkan bahwa kelangsungan media daerah di Tiongkok semakin bergantung pada integrasi redaksi, teknologi AI, pengelolaan data, diversifikasi usaha, dan dukungan pemerintah daerah.***

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp