Ada Apa…? Hingga Empat Bulan TPP ASN Morowali Belum Di Bayarkan
Morowali NP – Sudah beberapa hari terakhir ini sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemda Morowali uring-uringan dan mulai resah bahkan berimbas pada kinerja pelayanan.
Pasalnya, para ASN itu hingga kini belum menerima Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) selama empat bulan terhitung mulai bulan April, Mei, Juni, Juli yang saat ini sudah masuk di penghujung bulan (Juli 2020), belum juga ada kejelasan.
Hal ini membuat tanda tanya besar dikalangan ASN Morowali, Ada apa hingga empat bulan TPP belum di bayarkan.
“Ada apa ini, sudah Empat bulan kami ini belum terima TPP, Padahal kewajiban kami sudah penuhi tapi hak kami tidak dipenuhi,” kata beberapa ASN yang enggan namanya disebutkan kepada media ini.
Menurut para ASN itu, TPP tersebut sangat mereka harapkan apalagi dengan kondisi saat ini yang serba sulit, tentunya TPP dapat membantu penghasilan keluarga untuk kebutuhan sehari-hari rumah tangga anak-anak dan istri.
Karena gaji yang selama ini ASN terima terbilang sangat kecil, lantaran SK pengangkatan pegawai sudah “dikuliahkan” di bank alias di gadaikan untuk kebutuhan yang sangat mendesak.
Dengan lambatnya pembayaran TPP ini, dikhawatirkan berimbas pada kinerja dan dapat mengganggu konsentrasi kerja para ASN dalam memberikan pelayanan terbaiknya kepada masyarakat.
“Olehnya, Kami sangat berharap kepada Pak Bupati agar TPP segera di bayarkan, masalahnya sudah empat bulan ini belum terima TPP kasian anak istri kami harus hidup menderita, bisa dibayangkan gaji bulanan yang kami terima sisa Rp.750 Ribu untuk kebutuhan keluarga satu bulan,” ujarnya seraya curhat dan diamini rekan-rekannya.
Ditambahkan, bahwa semua permintaan administrasi sudah dilengkapi termasuk membuat laporan kinerja tapi hingga kini belum juga ada kejelasan TPP yang sudah masuk bulan ke-empat.
Saat ditanya alasan hingga empat bulan TPP belum dibayarkan, mereka tak mengetahui karena sama sekali belum mendapat penjelasan dari pimpinannya langsung.
“Kami tidak tahu persis, apa yang menjadi alasan sampai sekarang TPP ini belum di bayarkan, yang jelas hak kami harus di bayar kami tidak mau tahu alasannya,” Tegasnya yang kembali di amini koleganya.
Sementara itu, Setda Morowali Moh.Djafar Hamid SH yang dikonfirmasi terkait hal tersebut enggan berkomentar.
“Tabe Dinda kita konfirmasi ke ibu Ass 3, saya lagi di Palu jenguk anak di Rs,” Tulisnya lewat pesan WhattApp (WA) beberapa hari lalu.
Asisten III Pemda Morowali Siti Samria M. Sia, S.IP, di konfirmasi via WA di no +6282271324xxx, Tak memberikan penjelasan apapun diam seribu bahasa padahal terlihat dua centrang biru pada layar pesan WA yang dikirim Wartawan media ini.
Nantikan, kelanjutan berita ini dan investigasi mendalam kepada pihak-pihak terkait di antaranya Kadis Keuangan Pemda Morowali.