Parimo

Bupati Erwin Burase Sentil Dugaan Jual Beli Jabatan Saat Lantik 139 Pejabat dan Kepala Sekolah: Jika Terbukti, Saya Hentikan

PARIGI, nuansaposBupati Parigi Moutong (Parimo), Sulawesi Tengah, H. Erwin Burase, melontarkan pernyataan keras saat melantik 101 kepala sekolah, 26 pejabat fungsional, dan 12 pejabat eselon III di Auditorium Kantor Bupati Parimo, Sabtu (2/5/2026).

Dalam sambutannya, Erwin mengaku terganggu dengan berbagai isu yang mencuat menjelang pelantikan, terutama dugaan adanya pihak tertentu yang menjual kedekatan dengan dirinya maupun Wakil Bupati untuk mengurus jabatan.

“Saya sudah berkali-kali menegaskan, tidak boleh ada hal-hal seperti itu terjadi. Tapi masih ada pihak tertentu yang mencoba menjual kedekatan dengan bupati dan wakil bupati, menjadikan jabatan sebagai alat mencari keuntungan,” kata Erwin.

Politisi Golkar ini bahkan menyinggung adanya kabar nominal uang puluhan juta rupiah yang diduga dipatok untuk mendapatkan posisi tertentu.

Menurut dia, angka tersebut sangat tidak masuk akal.“Kalau benar sampai Rp 50 juta sampai Rp 70 juta, itu sangat tidak masuk akal,” ujarnya.

Erwin menduga isu tersebut berkaitan dengan adanya peluang pengelolaan dana hibah maupun proyek revitalisasi sekolah yang melekat pada jabatan kepala sekolah.

Karena itu, ia meminta seluruh pihak tidak bermain-main dengan jabatan.Ia mengaku menerima langsung laporan dari sejumlah kepala sekolah yang meminta bantuan terkait program revitalisasi.

Hal itu menjadi perhatian serius pemerintah daerah.“Saya sedang telusuri sejauh mana ini terjadi. Sampai sekarang saya belum menerima laporan lengkap. Kalau ada ASN yang terlibat, baik di daerah maupun kementerian, harus diberi sanksi berat,” tegasnya.

Bupati juga memastikan, jika praktik semacam itu benar-benar terbukti, maka akan segera dihentikan. Ia bahkan meminta pesan tersebut diteruskan hingga ke kementerian.

“Kalau terbukti, kita akan segera hentikan. Saya sendiri minta ini disampaikan sampai ke kementerian, bahwa hal seperti itu tidak boleh terjadi,” ucapnya.

Di akhir sambutan, Erwin meminta para pejabat dan kepala sekolah yang baru dilantik fokus bekerja dan menunjukkan kinerja.

Menurut dia, jabatan hanya bisa dipertahankan lewat prestasi, bukan lewat pendekatan pribadi.

“Kalau kinerja kalian baik, tidak ada yang bisa memindahkan kalian. Kalau pun dipindah, itu dalam rangka kenaikan jabatan,” kata Erwin. (Pde)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp