Hukum KriminalNasionalSulteng

Kapolres Rentrix : Stop Sebar Hoax Dibalik Kasus Meninggalnya Nugi Rantaola, Serahkan Pada Proses Hukum

POSO, Nuansapos.com – Upaya pencarian Nugi Rantaola boca usia 2 tahun, yang menghilang dari rumahnya yang berada di Desa Tolambo Kecamatan Pamona Tenggara selama dua minggu lamanya, akhirnya ditemukan dalam kondisi tak lagi bernyawa.

Kronologis singkatnya, pada hari minggu tanggal 11 April 2021 sekitar pukul 10.00 wita, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh papa Rut seorang warga Desa Tolambo bersama dua orang anaknya yang waktu itu hendak pergi memetik cabe di kebun.

Awalnya, salah seorang anaknya bernama Reski mengaku mencium bau bangkai, setelah dicoba mencari, yang kira-kira hanya berjarak empat meter dari jalan setapak, oleh papa Rut menemukan jasad anak kecil yang diduga kuat adalah tubuh Nugi Rantaola yang dicari selama ini.

Atas kejadian ini, Polsek Pendolo yang dibackup oleh Satreskrim Polres Poso langsung melakukan tindak penyelidikan penyebab meninggalnya Nugi Rantaola.

Kapolres Poso AKBP Rentrix Ryaldi Yusuf, S.I.K dalam keterangannya mengatakan bahwa hingga saat ini pihaknya masih telah melakukan proses penyelidikan yang di awali dengan melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti-bukti termasuk memeriksa beberapa orang saksi yang diduga mengetahui awal kejadian hilangnya korban.

“Sampai saat ini belum ada yang menjadi tersangka. Berharap kepada seluruh masyarakat untuk tidak lagi menyebar informasi atau berita-berita hoax melalui media sosial terkait meninggalnya anak Nugi Rantaola, pihak Kepolisian belum menetapkan motif maupun pelaku dalam kasus ini,” ucap Kapolres Rentrix.

Dirinya kembali berpesan agar jangan main hakim sendiri melalui media sosial, sebaliknya gunakan medsos secara bijak. “Percayakan kepada pihak kepolisian untuk melakukan proses penyelidikan, agar pengungkapan kasus meninggalnya anak Nugi jadi terang demi tegaknya hukum yang berkeadilan,” harapnya.

(sumber : Humas Polres Poso)

David Mogadi

David Mogadi Biro Poso

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp