Sambangi Mantan Napiter, Satgas Madago Raya Berikan Bantuan Sembako

0
71

POSO, Nuansapos.com – Satgas Madago Raya yang tergabung dalam satgas preemtif menyambangi Dusun Tamanjeka Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir Kabupaten Poso.

Kali ini, untuk menyerahkan sejumlah paket sembako, kepada para mantan narapidana teroris (napiter) berikut keluarga napiter yang masih menjalani masa hukuman dibeberapa lembaga pemasyarakatan di tanah air, baru – baru ini, tepatnya, pada Sabtu (20/6/2021)

Penyerahan sembako itu sendiri bertempat di pondok pesantren Takfidz Quran Amanah dipimpin AKP Kartompo dan diterima ustad Burhan dan ustad Kadri

Selain ke pondok pesantren, Satgas Madago Raya juga menyerahkan paket sembako secara door to door kepada warga masyarakat yang diketahui mayoritas adalah mantan napiter.

Selain untuk bersilaturahmi, satgas Madago raya melalui Satgas Preemtif juga turut melaksanakan sholat Dhuhur berjamaah dan dilanjutkan door to door menyerahkan paket sembako kepada keluarga napiter yang masih menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan,

Terpisah Kasatgas Humas Madago Raya Kombes Polisi Didik Supranoto kepada media di Sulawesi Tengah, Minggu (20/6/2021) mengatakan mantan napiter dan keluarganya tetap diperhatikan keberlangsungan hidupnya oleh satgas Madago Raya

“Kunjungan Satgas Madago Raya Dusun Tamanjeka Desa Masani Kecamatan Poso Pesisir, pada Sabtu (19/6/2021) kemarin, selain untuk bersilaturahmi, juga melakukan pembinaan sekaligus menyerahkan paket sembako baik kepada pengasuh pondok pesantren, mantan napiter dan keluarga napiter yang saat ini masih menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan,” jelas Didik

Didik menambahkan para mantan napiter yang sudah kembali ke masyarakat, akan terus dilakukan penggalangan dan pembinaan guna menumbuhkan rasa nasionalisme dan cinta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Demikian juga kepada keluarga pelaku yang terlibat dalam jaringan MIT Poso dan menjalani hukuman, Satgas Madago Raya juga akan memberikan perhatian sebagaimana yang dilakukan saat ini.

“Harapan Kepolisian dan TNI tentunya agar mantan napiter dan keluarganya tidak kembali melibatkan diri dalam kelompok MIT Poso, karena teroris akan selalu menjadi musuh bersama,” pungkas Kombes Polisi Didik.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here