Kejari Morowali Berbagi Takjil ke Pengendara, Tali Asih ke Purna Adiyaksa dan Sembako ke Warga Kurang Mampu

Morowali NP
Jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) Morowali berbagi di bulan suci Ramadhan yang penuh berkah, dengan membagikan takjil ke pengendara.
Para korps Adiyaksa itu dengan kompak turun kejalan bagi-bagi takjil ke pengendara yang melintas dijalur dua depan Mesjid Agung Morowali di Bungku Tengah. Kamis, (06/05/2021).

Sebelum kegiatan bagi-bagi takjil dilaksanakan, terlebih dulu mengunjungi rumah para purna Bhakti Adiyaksa yang berada di kota Bungku dan memberikan tali asih berupa bingkisan ukuran jumbo.
Kegiatan itu dipimpin langsung Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Morowali Tenriawaru SH,MH, bahkan ikut serta turun langsung ke jalan bagi-bagi takjil ke-setiap pengendara yang melintas.

Usai kegiatan bagi-bagi takjil, Kajari Tenriawaru kepada sejumlah wartawan mengatakan, kegiatan tersebut bentuk kepedulian terhadap sesama dengan saling berbagi.
“Kegiatan ini bentuk kepedulian kita terhadap sesama dengan membagikan takjil ke pengendara dan pemberian bingkisan ke purna bhakti Adiyaksa, mudah-mudahan berkah buat kami dan buat penerima serta masyarakat kota Bungku Morowali,” Ujarnya.

Dijelaskannya, sehari sebelum kegiatan ini dilaksanakan sudah terlebih dulu dilakukan pembagian kurang lebih 20 paket sembako ke warga kurang mampu yang berada di pesisir pantai Bungku Tengah Morowali.
Hal itu juga dilakukan adalah bentuk perhatian dan kepedulian Kejari Morowali terhadap masyarakat, apalagi dalam situasi sulit saat ini ditengah himpitan ekonomi dampak Covid 19 diharapkan dapat meringankan beban warga penerima.

“Mudah-mudahan kegiatan ini berkah, dapat membantu sesama dan sedikit meringankan himpitan beban ekonomi warga kita ditengah dampak Covid 19 saat ini,” pungkasnya.
Kajari perempuan pertama di Morowali itu, berharap dengan kegiatan ini dapat mendorong seluruh jajaran Kejari, serta masyarakat lainnya untuk saling peduli kepada sesama setiap saat.

“Harapan saya semoga kedepan dengan adanya kegiatan ini bisa menimbulkan kepedulian terhadap sesama dan dapat dilakukan setiap saat, bukan hanya karena disaat bulan puasa tetapi setiap saat dapat berkontribusi terhadap sesama,” harapnya.