MorowaliNasionalSultengViral

Mengherankan, Kantor Pos Bungku Sering Kosong Materai

 

Morowali NP
Setiap kali belanja/beli materai di kantor pos Bungku Morowali Sulteng, selalu saja di jawab kosong oleh pihak pegawai kantor pos Bungku.

Pembelian materai ke kantor pos bungku bukan satu, dua kali tetapi sudah berkali-kali tetap saja mendapat jawaban kosong dari pegawai kantor pos.

Bahkan, sejak materai 10 ribu belum berlaku kala itu, masih materai 6 ribu selalu saja jawaban kosong dari pegawai kantor pos setiap kali hendak melakukan pembelian.

“Bukan kali ini saja kantor pos itu kosong materai, waktu masih materai 6 ribu begitu juga. Makanya malas sudah beli kesana itu,” keluh Masri salah satu warga Morowali kepada wartawan media ini.

Untuk membuktikan hal tersebut, wartawan media ini melakukan pembelian materai di kantor pos Bungku dan ternyata benar adanya.

“Lagi kosong materai 10 ribu pak, yang ada cuma materai 6 ribu,” jawab kepala kantor pos Bungku Parkius Laroni.

Saat ditanya, penyebab kekosongan yang sering terjadi di kantor pos Bungku.

Menurutnya, karena kuota untuk Morowali terbatas hanya mendapat alokasi anggaran sebesar Rp.20 juta setiap kali pemesan.

Jika dikalkulasikan ke harga materai 10 ribu, berarti hanya sebanyak 2000 materai untuk jatah se- Kab.Morowali.

“Jadi, jatah sebanyak 2000 materai itu yang dibagi keseluruh wilayah Morowali. Untuk kantor OPD saja kadang tak cukup bisa dikalikan rata-rata OPD pesan Rp. 1 juta-Rp.1,5 juta (berarti 100-150 materai) dikalian jumlah kantor yang ada. Makanya, jangka waktu tiga hari saja sudah langsung habis,” urainya.

Menurutnya, kantor pos Bungku sama dengan Pertamina ada batasan kuotanya. Nanti kuota habis baru bisa pesan lagi, tunggu sekitar 4 hari baru kembali ada.

Pihaknya juga sudah berupaya minta tambahan kuota untuk wilayah Morowali, tetapi sampai sekarang belum mendapat realisasi.

“Sudah bermohon beberapa kali minta tambahan, tak pernah terealisasi sampai sekarang,” cetusnya.

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp