Terkait Tewasnya Rifaldi, Senjata Personil Pengamanan Demonstrasi di Parigi Moutong Akan di Uji Balestik
Palu,Nuansapos.com – Polda Sulteng masih menyelidiki penyebab kematian Rifaldi (21) warga Desa Tada, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah yang tewas saat pembubaran paksa demonstrasi tolak tambang di Desa Siney, Parigi Moutong sekira pukul 22.00 wita, Sabtu (12/02/2022) kemarin.
Kabid Humas Polda Sulteng Kombes Pol. Didik Supranoto melalui Kasubid Pemnas Kompol Sugeng mengatakan.
Saat ini beberapa pucuk Senjata Api milik anggota pengamanan yang bertugas saat kejadian yang dikumpulkan sebagai babuk penyelidikan dan akan di uji balestik.
Senjata api tersebut kata Sugeng diduga digunakan oleh personel saat pembubaran di lokasi.
“Senjata yang diduga kuat terkait penembakan yang mengakibatkan tewasnya Rifaldi saat ini telah kami amankan untuk di lakukan Uji Balestik,” kata Sugeng.
” Nantinya barang bukti tersebut akan dicocokkan dengan proyektil yang berada di tubuh korban untuk mengetahui senjata mana yang digunakan personel saat melakukan penembakan ,” ungkap Sugeng.
Sebumnya Kapolda Sulteng, Irjen Pol Rudy Sufahriadi sudah meminta maaf atas kematian korban.
Rudy juga menegaskan akan mengusut dan menindak tegas anggotanya yang dianggap melanggar SOP sehingga mengakibatkan jatuhnya korban jiwa.