Pesan BNNK Poso, Guna Terwujud Generasi Emas, Seratus Persen Tanpa Narkoba
POSO, Nuansapos.com – Mengawali tahun baru 2021, Kepala Badan Narkotika (BNNK) Kabupaten Poso, AKBP Kahar Muzakkir SH.MH, menghimbau sekaligus mengajak seluruh elemen masyarakat tanpa terkecuali, agar menjauhi yang namanya Narkotika dengan segalah turunannya.
Hal tersebut selaras dengan isi slogan BNN yang tengah digalakkan saat ini yakni #Hidup 100 Persen. Sadar, Sehat, Produktif and Bahagia# Tanpa Narkoba.
Khusus bagi semua para relawan penggiat anti Narkoba yang ada di wilayah Kabupaten Poso, orang nomor satu di BNNK Poso ini juga berpesan agar tetap semangat dengan tetap menjaga kesehatan ditengah pendemi Covid-19 dan terus bersama-sama mencegah adanya penyalagunaan Narkotika.
“Di tahun 2021, Kawan-kawan relawan penggiat anti Narkoba, agar tetap semangat dalam upaya pencegahan dan penyalahgunaan Narkotika di lingkungan tempat tinggal kita masing-masing, sembari tetap menjaga kesehatan agar tidak terpapar virus corona.” ungkap Kahar Muzakkir, pada sejumlah pewarta baru-baru ini.
Kahar Muzakir juga menjelaskan terkait bagaimana mempersiapkan terwujudnya Generasi Emas 100% tanpa Narkoba. Diantaranya yaitu dimulai sejak hari ini dan seterusnya. Bahkan sebelum sang jabang bayi lahir ke dunia, dari kandungan ibunya.” tuturnya.
Pasalnya kata Kahar Muzakir, kehidupan janin sangat bergantung dari ibu yang mengandungnya. Olehnya bagi calon ibu sangat perlu memperhatikan kesehatan, termasuk asupan makanan yang akan dimakannya.
“Demi kesehatan janin yang dikandungnya sang ibu memerlukan makanan tambahan lebih dari biasanya, terutama vitamin, protein, fosfor, zat besi dan lainnya, bukan Narkotika atau obat penenang lainnya.
Sebab bayi sejak dalam kandungan sudah mampu menangkap secara jiwa, saraf dan ototnya apa yang tetjadi. Olehnya ibu dan bapaknya diharapkan selalu dalam kondisi sehat, senang, bahagia, riang gembira dan berperilaku positif.” jelasnya.
Sehingga dalam mewujudkan harapan besar tersebut Kahar Muzakir, pihaknya selalu melibatkan para tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh wanita, tokoh pemuda, ASN, TNI/Polri, swasta, mahasiswa dan pelajar, dalam upaya mengimplementasikan P4GN.
“Perlu diketahui bahwa salah satu penyebab utama rusaknya kualitas SDM, termasuk sperma (pria) dan ovum (wanita) adalah akibat penyalagunaan Narkoba.” akunya.
Olehnya kata dia, banyak hal baik dengan melibatkan anak-anak remaja maupun pemuda (putra/putri), sejak dini sebagai relawan / penggiat anti Narkoba, minimal dalam keluarganya sendiri. Ini juga sekaligus telah mendidik mereka soal bahaya Narkoba itu sendiri, bagi masa depan mereka dikemudian hari.
“Semoga niat suci kita diijabah oleh Tuhan dan menjadikan keluarga zakinah mawaddah warohmah dan Generasi Emas, 100% tanpa Narkoba, yang sama kita harapkan, bisa segera terwujud.” pungkasnya.