Beredar Vidio, Peserta Popda Marah-Marah Tak Diberi Makan, Kadis Pora Morowali Terkesan Cuek
MOROWALI, Sulawesi Tengah- Saat ini sedang beredar luas vidio yang merekam ada peserta di event Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) di Morowali yang sedang marah-marah karena tak diberi makan panitia pelaksana.
Dari informasi yang diterima Wartawan media ini, Peristiwa itu terjadi sebelum dimulainya pelaksanaan teknikal meeting, Minggu malam 28/08/2022, bertempat di GOR Fonuasingko, Bungku Tengah, Kabupaten Morowali.
Dalam video yang berdurasi 1 menit itu, terlihat seorang pria sedang meluapkan emosinya karena tak diberi makan sejak siang hari hingga malam hari setibanya di Morowali sesuai yang dijanjikan oleh panitia pelaksana.
“Semua wasit juri ini tidak akan memulai teknikal meeting ini kalau belum ada makanan, bagaimana kita orang bekerja kalau tidak ada makanan,” cetus pria yang belum diketahui namanya itu dan saat itu terdengar suara bersahutan betul itu.
Dikatakannya dalam Vidio itu bahwa dari siang hari tidak dapat makanan dari panitia, dibuat menunggu hingga pukul 14:00 Wita. Karena sudah merasa kelaparan terpaksa mencari makanan sendiri dari luar.
Hal yang sama terulang kembali saat hendak makan malam, tak juga ada makanan dari panitia padahal pelaksanaan teknikal meeting sudah akan mau dimulai.
“Tadi tidak makan siang, tinggal makan sendiri dibilang mau dibawakan makanan, kita pigi makan sampai jam 2. Ini juga makan malam begitu, bagaimana panitia kalau tidak siap jangan, jauh-jauh kita datang kesini (Morowali) dikasi terlantar untuk apa…,” Ucapnya dengan nada tinggi.
Hal serupa penyampaian salah satu peserta dari Morowali yang ikut saat teknikal meeting merasa heran dengan Dinas Pemuda Olahraga (Dispora) Morowali selaku OPD tehnis sekaligus panitia pelaksana.
Selain persoalan makanan, saat teknikal meeting meja kursi dan lainnya belum ada diatur panitia semua masih posisi berantakan tak beraturan di dalam GOR tempat pelaksanaan teknical meeting.
Olehnya diminta agar Kadis Pora Morowali diganti, sudah dua kali dilaksanakan event skala provinsi di Morowali selalu menuai masalah yang membuat malu nama daerah.
“Sudah boleh itu Kadis Pora diganti, Selain bekerja tak becus, juga punya latar belakang buruk yang sama-sama kita ketahui bersama,” pungkasnya sembari meminta namanya tak disebutkan.
Menanggapi hal tersebut, Kadis Pora Morowali Moh Adzan Djirimu yang berupaya dikonfirmasi sejumlah awak media di kantornya, Senin (29/08/2022) menunjukkan sikap acuh dan terkesan cuek.
“Saya lagi sibuk ini belum bisa ditemui, jangankan mau ditanyain sedangkan ditegur saja ini tidak bisa,” ucapnya dari halaman kantornya.
(PATAR JS)