Ducati Dinilai Gagal karena Tidak Punya Pembalap Bermental Juara

0
532

LESMO, NP – Langkah Ducati untuk merebut gelar juara di MotoGP terus berujung pilu. Dalam beberapa tahun terakhir, tim yang bermarkas di Bologna, Italia, itu harus puas hanya menyudahi perjalanannya di ajang MotoGP sebagai runner-up. Menurut mantan teknisi MotoGP, Juan Martinez, kondisi ini terjadi karena faktor pembalap Ducati. Mereka dinilai tak memiliki pembalap yang bermental juara. Karena itu, meski motor Ducati dinilai telah begitu kompetitif, mereka tetap saja kesulitan untuk merebut gelar juara. Ducati memang berhasil mewarnai perebutan gelar juara di ajang MotoGP dalam beberapa tahun terakhir. Lewat penampilan Andrea Dovizioso, mereka bisa bersaing dengan pembalap Honda, Marc Marquez, untuk keluar sebagai kampiun Sayangnya, usaha Ducati tak berjalan mulus. Mereka pun harus mengakui ketangguhan Marquez yang terus keluar sebagai juara di MotoGP. Sementara Dovizioso, ia harus puas hanya menyabet gelar sebagai runner-up di gelaran MotoGP 2017 dan 2018. Meski kerap kali gagal, Ducati tetap tak menyerah untuk merebut gelar juara di MotoGP. Musim ini, mereka pun siap kembali bersaing dengan Marquez dalam memperbutkan gelar juara. Dovizioso sendiri kini tengah duduk di tempat kedua pada klasemen sementara dengan poin yang terpaut cukup jauh dari Marquez yang memuncaki klasemen, yakni hingga 58 angka Martinez meragukan usaha Ducati musim ini akan berjalan mulus. Sebab, kemampuan pembalap yang mereka miliki dinilai belum cukup untuk bisa membantu tim mewujudkan harapan terbesarnya tersebut “Ducati, di sisi lain, memiliki motor yang sangat baik. Sayangnya, mereka tetapi tidak memiliki juara yang mengendarainya,” ujar Martinez, sebagaimana dikutip dari Tutto Motori Web, Kamis (18/7/2019). (oke)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here