Kadis Dikbud Touna Laksanakan Rakor Pertama di Tojo Jelang Akhir Tahun 2025
TOUNA, nuansapos – Bertempat di gedung PGRI Kecamatan Tojo Selasa (11/10/2025) Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una una Aspan P. Taurenta, SH, dan Wakil Bupati Hj. Surya S.Sos, MSi di sambut dengan semangat Tutwuri Handayani oleh seluruh peserta Rakor (Rapat Koordinasi) dalam rangka evaluasi kinerja di lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tojo Una una – Sulawesi Tengah.
Rakor tersebut di ikuti oleh seluruh Kepala Sekolah, dan Guru serta Tenaga Kependidikan, mulai tingkat Sekolah Dasar Negeri, dan SMP Negeri sederajat.
Sebagaimana data yang di himpun media ini, peserta Rakor di ikuti sejumlah Guru PNS dan P3K – 278 orang dan Honorer sejumlah 55 orang, serta tenaga Kependidikan sejumlah 112 orang.
Dari jumlah tersebut meliputi dari TK ,SD/MI, dan SMP/MTs – sewilayah Kecamatan Tojo Kabupaten Tojo Una una.
Kepala Dinas dan Kebudayaan Aspan P.Taurenta, SH dalam sambutanya menekankan, bahwa pelaksanaan Rakor bertujuan mengevaluasi kenerja, sekaligus menjalin Silahturahmi.”Karena kita sama – sama orang Tojo, karena itu tidak perlu untuk saya memperkenalkan diri setelah di Lantik sebagai Kadis Dikbud, Tojo Una una.
Demikian juga Kehadiran Wakil Bupati juga sebelumnya sebagai Kadis Dikbud yang telah menorehkan prestasi mutu pendidikan Touna masuk pada Rengking ke – 8 dari urutan sebelumnya di urutan paling akhir tingkat Kabupaten/Kota se sulawesi Tengah” kata Aspan Taurenta.
Diapun menekankan bahwa Evaluasi Kinerja bagi seluruh Kepala Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan di Lingkup Dinas Pendidikan dan Kebudayaan tidak lain adalah untuk mengetahui sejauh mana keberhasilan di capai sesuai tugas – tugas yang telah terlaksana hingga kini.
Menurut Mantan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Touna, bahwa dari hasil evaluasi kinerja, tentu akan terjadi perombakan atau perubahan, misalnya gedung yang sudah tidak layak itu akan di lakukan Rehabilitasi atau perbaikan sehingga dapat di fungsikan sesuai peruntukannya, tandas Aspan.
Mutu pendidikan selain menempatkan tenaga pendidik dan kependikan yang siap melaksanakan tugasnya dengan baik, juga tidak terlepas dari tersedianya sarana dan prasarana penunjang mutu pendidikan, termasuk juga dari segi pembiayaan, Bosda dan Bospus, terangnya.
Untuk itu, melalui kegiatan Rakor yang disenggelarakan saat ini, diharapkan dapat meningkatkan kualitas atau mutu pendidikan yang akan lebih baik lagi, baik saat ini maupun yang akan datang.
Sementara Wakil Bupati Hj Surya dalam sambutanya menyampaikan bahwa pelaksanaan Rapat Koordinasi hari ini merupakan yang pertama dilaksanakan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tojo Una una, kata Wabub.
Dipilih menjadi yang pertama Rapat Koordinasi di Wilayah Kecamatan Tojo, dan secara kebetulan Kadis Dikbud dan Wakil Bupati Touna, orang dari Wilayah Kecamatan Tojo, Sebut Wakil Bupati.
Diapun mengingatkan kepada seluruh peserta Rakor, bahwa sebagai mantan Kepala Dinas Pendidikan, sangat memahami dan mengetahui tentang Dunia pendidikan, khususnya di Kabupaten Tojo Una una.
“Waktu saya sebagai Kepala Dinas Pendidikan banyak menghadapi tantangan yang sangat luar bisa saat itu, karena diperhadapkan dengan Kualitas pendidikan di Kabupaten Tojo Una una pada Rengking paling akhir untuk tingkat Kabupaten/Kota se Sulawesi Tengah” jelas Hj. Surya.
Mengapa demikian? Karena kondisi Mutu atau kualitas yang terjadi ketika itu, membuat dirinya sebagai Kadis ketika itu berpikir dan berbuat serts bertindak mengambil langkah strategis untuk dapat melakukan perubahan Mutu pendidikan dari ketertinggalannya.
“Diposisi rengking terakhir bisa berubah dan meningkat dengan target minimal pada posisi Rengking ke – 8 ketika itu tingkat Kabupaten/Kota Se Sulteng” jelasnya.
Tapi seiring waktu berjalan dari posisi terakhir bisa masuk Rengking ke – 8 , namun kenyataanya melampaui jauh pada Rengking Ke – 2 Tingkat Kabupaten/Kota di Sulawesi Tengah.
Lompatan jauh di posisi Rengking ke – 2 tambah Wabup, kualitas pendidikan Kabupaten Tojo Una una sebagai suatu catatan sejarah yang pernah terjadi dalam Dunia Pendidikan di Bumi Sivia Patuju Sulawesi Tengah, pungkasnya. (Din/Darma)