Mahasiswi Korban Pemukulan Oknum Polisi Masih Tebujur Di Rumah Sakit

PALU,NUANSAPOS.COM – SM (18) Mahasiswi STIMIK yang menjadi korban pemukulan oknum Polisi di Apotik Nisa Farma Jalan Sam Ratulangi Palu Senin (11/10) sekitar pukul 20.00 Wita masih terbujur di Rumah Sakit Samaritan Palu.
“Masih pusing, kepala bagian belakang telinganya bengkak,” jelas YL Nenek korban Selasa (12/10) malam tadi.
Seperti yang telah dilansir media ini sebelumnya, pemukulan terhadap korban itu sendiri bermula saat korban bersama seorang rekan prianya sedang duduk mengantri sambil bermain HP di Apotik Nisa Farma dimana pelaku secara tidak sengaja menjatuhkan tong sampah yang berada tepat di depan kedua korban.
Mungkin karena malu sehingga pelaku melampiaskan amarahnya dan seolah-olah tersinggung kepada kedua korban yang saat itu sedang bermain HP.
“Pertama dia tendang dulu tembok yang ada dekat tong sampah setelah itu dia membentak ke saya. Katanya kenapa?!! sambil kakinya juga dengan keras menendang ke kaki saya,” jelas RT (18) rekan pria korban saat mengantar korban ke rumah sakit Samaritan Senin (11/10) malam kemarin.
RT yang kemudian tidak terima atas perlakuan pelaku yang saat itu hanya mengenakan pakaian biasa akhirnya terlibat perkelahian dengan pelaku.
Melihat perkelahian itu korbanpun langsung berdiri dan berusaha melerai.Namun bukannya berhenti pelaku malah semakin membabi buta dan menghardik korban. “Apa juga kau” begitu kata pelaku sambil mengayunkan kepalan tangannya ke kepala korban.
Menerima pukulan tersebut korbanpun langsung puyeng dan terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit.
Hingga berita ini ditirunkan kondisi korban masih lemas dan harus di infus. Menurut tim medis Rumah Sakit Samaritan kepalanya masih harus di observasi dan harus dirawat secara intensif.