Miris, Awal Tahun 2022 Ada 4 Kasus Asusila Anak Dibawah Umur Terjadi di Morowali

0
330

MOROWALI, Sulawesi Tengah- Miris dan sangat memprihatinkan, di awal tahun 2022 ini telah terjadi 4 kasus asusila yang menimpa anak di bawah umur di Kabupaten Morowali, yang saat ini kasusnya sedang berproses hukum.

Terhadap kasus ini menjadi perhatian khusus Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPMDPPA) Kab.Morowali, untuk mengawal dan mendampingi proses hukumnya yang sedang berproses.

“Benar, awal tahun ini ada 4 kasus pencabulan anak di bawah umur telah terjadi, terhadap kasus ini kami akan terus lakukan pendampingan kepada para korban hingga kasusnya selesai berproses hukum,” terang Kadis PMDPPA Morowali Abdul Wahid Hasan kepada sejumlah wartawan diruang kerjanya, Kamis (13/01/2022).

Sesuai data yang ada pada Dinas PMDPPA Morowali, ke 4 kasus pencabulan anak dibawah umur itu terdapat di beberapa kecamatan yakni 2 kasus di Kecamatan Bahodopi, 1 kasus di Bungku Timur dan 1 kasus lagi di Witaponda.

Selama ini berbagai upaya sudah dilakukan termasuk untuk pencegahan agar hal serupa tak terjadi, berupa sosialisasi ke masyarakat termasuk pembentukan forum anak se- Kab.Morowali, dengan tujuan melakukan perlindungan terhadap anak.

“Berbagai upaya sudah kami lakukan maupun yang akan sedang kami lakukan, berupa penyampaian dan sosialisasi kepada masyarakat agar para orang tua selalu ektra mengawasi anaknya,” tutur mantan Kaban Kesbangpol Morowali itu.

Dikatakan Wahid, dari beberapa kasus yang sedang terjadi ada anak yang baru berusia 8 Tahun bahkan ada yang sampai hamil. Tentunya, ini sangat memprihatinkan dan melukai perasaan pihak keluarga korban. Olehnya, Pemerintah Daerah melalui Dinas PMDPPA akan terus melakukan pendampingan terhadap korban maupun pihak keluarga.

Di akhir penuturan, Abdul Wahid Hasan berharap agar para pelaku di hukum dengan hukuman seberat-beratnya, sehingga ada efek jera bagi para pelaku lain yang punya rencana hendak melakukan hal serupa.

“Kita berharap kepada aparat penegak hukum, agar para pelaku itu di hukum dengan hukuman seberat-beratnya,” pintanya.

Sebelumnya, media ini telah merilis kasus pencabulan anak di bawah umur yang menimpa anak usia 8 tahun di Bahodopi, kasusnya hingga kini masih bergulir di Polres Morowali. Pihak keluarga berharap agar pelaku segera ditangkap, sebab keberadaan pelaku kini tak lagi ada di Morowali.

“Kami selaku orang tua agar pelaku segera ditangkap, karena pelaku ini sekarang posisinya sudah berada diluar Morowali,” ucap Indawati ibu korban di dampingi suaminya saat melaporkan kasus tersebut ke Polres Morowali beberapa waktu lalu.

(PATAR JS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here