Noor Wachidah : PAUD Parimo Menuju Holistik Integratif Guna Menekan Stunting

0
631

PARIGI MOUTONG NP – Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Parigi Moutong saat ini menuju Holistik Integratif. PAUD holistik integratif adalah pengembangan anak usia dini yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan esensial anak yang beragam, meliputi berbagai aspek fisik dan non fisik, termasuk mental, emosional dan sosial.
Hal itu disampaikan oleh Bunda PAUD Kabupaten Parigi Moutong Drs Hj Noor Wachidah Prihartini S Tombolotutu pada kegiatan Pelantikan Pengurus P2TP2A, Ketua TP- PKK Kecamatan dan Pengukuhan Bunda PAUD Kecamatan dirangkaikan dengan penandatanganan MoU mitra P2TP2A, bertempat di lantai II Kantor Bupati Parigi Moutong, Selasa (16/7/19).
Menurut Noor Wachidah, konsep PAUD Holistik Integratif juga meliputi pengembangan karakter, pengembangan aspek moral, dan menekankan layanan kesehatan dan gizi serta stimulasi. Olehnya ia berharap kepada Bunda Paud yang telah dikukuhkan untuk memperhatikan pemberian makan tambahan yang berkualitas sehingga bermanfaat bagi anak usia Dini.
Ia juga menghimbau kepada Bunda Paud Kecamatan se Kabupaten Parigi Moutong untuk memperhatikan pengelolaan makanan tambahan karena anggarannya bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD).
“Tolong Bunda PAUD untuk mengawasi dan berperan serta menghitung makanan makanan Anak usia Dini, karena ini memakai Dana Desa,”Pintannya.
Kata Noor Wachidah tujuan PAUD Holistik Integratif untuk memenuhi 5 pilar hak anak. Mulai dari hak anak untuk terhindar dari penyakit, serta hak terpenuhi kecukupan gizi agar dapat bereksplorasi dan mengembangkan kemampuan otaknya dengan maksimal.
Selain itu kata ia, anak juga perlu distimulasi sedini mungkin, mendapatkan pengasuhan yang baik, serta hak mendapatkan perlindungan dari kekerasan fisik dan psikologis. Kelima pilar inilah yang disebut pengembangan PAUD holistik integratif.
“Saya heran, kenapa kita dikatakan Stunting padahal wilayah kita bukan Wilayah Miskin, mungkin ini hanya persoalan kesalahan data administrasi dan prosedurnya saja, kita harapkan OPD terkait serta lembaga yang mempunyai peran terhadap ini bisa menyelesaikannya,”pintannya.
Kata Noor Wachidah, Parigi Moutong telah memiliki PAUD satu Desa satu PAUD tersebar diseluruh Wilayah Kecamatan, sehingga dirinya meminta kepada Bunda Paud dan TP-PKK dan Dasa Wisma sampai ke Desa dan Kelurahan untuk memfokuskan pada Penanganan Stunting.
“Penanganan Stunting tolong di fokuskan terutama sampai pada kegiatan Dasa Wisma, karena Dasa Wisma harus sudah memiliki kader pangan, karena kader pangan nantinya yang akan mensosialisasikan B2SA kepada PAUD,”Pintannya. (RIS/NP2)


LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here