Parimo

Permintaan Orang Tua Korban, Agar Kasus Kematian Anaknya Bisa Terungkap

PARIMO, nuansapos.com Orang tua keluarga korban penembakan ‘misterius’ di tugu khatulistiwa saat melakukan demo tambang emas baru-baru ini akhirnya mendapat perhatian serius Anggota DPR-RI dari Komisi III.

Kehadiran Anggota DPR-RI tersebut nampaknya membuat keluarga korban menjadi terharu karena ada perhatian serius dari wakil rakyat melalui kunjungan kerja spesial ini.

Di hadapan Anggota DPR RI, orang tua korban Erfaldi sangat bermohon agar wakil rakyat dari pusat dapat mengusut tuntas soal penembakan ‘misterius’ menggunakan peluru tajam
saat aksi unjuk rasa menolak tambang di Desa Khatulistiwa Sabtu, (12/2/2022).

Pantauan media ini nampak terlihat kedua Orang tua korban hadir mendengarkan kepastian hukum yang di sampaikan oleh anggota DPR RI komisi III.

Bahkan orang tua korban terlihat haru sehingga tidak bisa menyampaikan isi hati mereka. Tapi kakak kandung korban bernama Erfina menyampaikan rasa empati kepada Anggota DPR – RI agar kasus penembakan adiknya supaya di usut tuntas.

Meminta kepada aparat agar terbuka dalam penanganan kasus secara berimbang. Artinya dalam menyampaikan hasil pemeriksaan, jangan di tutup-tutupi dan harus sampaikan di media, agar semua tau, siapa pelaku penembakan itu.

Erfina berharap, kiranya pihak DPR – RI komisi III yang membidangi Hukum dan HAM, agar bisa mengawal proses hukumnya hingga tuntas, karena dirinya sebagai rakyat kecil tidak mampu mengawasi proses ini, tegasnya.

Anggota DPR – RI komisi III, yang merupakan perwakilan Sulteng dari partai PAN Sarifudin Sudding, mengaku siap mengawal proses hukum, atas meninggalnya Erfaldi (21) tahun, saat aksi unjuk rasa penolakan tambang beberapa minggu lalu.

Kehadiran anggota DPR – RI komisi III, di Desa Siney kata Sarifudin Sudding adalah hanya untuk memastikan kronologis, dan mengumpulkan bukti – bukti serta keterangan yang pasti atas terjadinya dugaan penembakan satu orang warga saat melakukan unjuk rasa dalam hal penolakan tambang di Desa Khatulistiwa baru-baru ini.

“Agar kami tidak salah melakukan proses pengawasan terhadap kasus dugaan penembakan, kami harus lebih teliti” kata Sarifuddin.

Pantauan media saat kegiatan diskusi yang dipimpin langsung oleh Anggota DPR – RI tersebut di hadiri Wakil Bupati, Ketua DPRD Parimo, Kapolres Parimo, dan unsur Muspika Kecamatan, serta perwakilan masyarakat dari beberapa Desa yang ada di tiga Kecamatan yakni Toribulu, Kasimbar dan Tinombo Selatan.

Setelah berjalan diskusi di mana terlihat Anggota DPR – RI kewalahan karena menerima desakan dari warga agar IUP tambang PT. Trio Kencana di cabut, demi keselamatan pertanian rakyat.

Usai kegiatan, Anggota DPR RI menyerahkan santunan berupa uang secara langsung kepada kedua orang tua korban di dampingi wakil Bupati Parimo Badrun Nggai, ketua DPRD Parimo Sayutin Budiyanto dan Kapolres Parimo AKBP Yudy Arto Wiyono. (Pde)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp