Polres Morowali Berhasil Tangkap Penjahat Narkoba, Curanmor dan Curanpi

0
739

 

Morowali NP
Polres Morowali kembali berhasil mengungkap dan menangkap, para penjahat berbagai kasus yang selama ini gentayangan meresahkan masyarakat.

Ada berbagai jenis kejahatan yang berhasil diungkap Polres Morowali dalam 3 bulan terakhir, sejak Januari-Maret 2021 yaitu kejahatan Narkoba, Pencurian Motor (Curanmor), Pencurian Ampli (Curanpi) dari Mesjid dan lektof, serta celengan dari sekolah, dan pencurian tembaga.

Kapolres Morowali AKBP Bayu Indra Wiguno,SIK.MIK saat menggelar press realiase di kantor Mapolres Morowali menyampaikan bahwa pengungkapan berbagai kasus yang terjadi selama 3 bulan terakhir, sejak Januari-Maret 2021 berkat laporan masyarakat, kemudian dengan cepat ditindaklanjuti aparat Polres Morowali.

“Ada beberapa laporan kasus yang kita terima diantaranya, 4 laporan kasus pencurian, kemudian laporan kasus Narkoba dengan total para Tersangka (Tsk) sebanyak 9 orang,” Ungkapnya.

Untuk laporan kasus pencurian diantaranya Curanmor, Curanpi di Mesjid, tembaga, serta lektof dan celengan dari sekolah.

Untuk kasus Narkoba, berhasil diamankan Barang Bukti (BB) seberat 141 gram dan sejumlah BB lainnya.

“Jika dihitung dalam jumlah uang maka berhasil menyelamatkan keuangan negara kurang lebih sebesar Rp.120 Juta, kemudian menyelamatkan kurang lebih 805 jiwa manusia,” Terang perwira polisi dua bunga dipundaknya itu.

Kompol Nasruddin SIK, yang turut mendampingi Kapolres Morowali menyampaikan bahwa trend kasus pencurian yang terjadi saat ini motivasinya sudah bergeser, tak lagi untuk memenuhi kebutuhan utama.

“Kalau dulu kasus pencurian karena faktor ekonomi untuk kebutuhan hidup tetapi yang terjadi saat ini pencurian untuk membeli Narkoba dan Miras lainnya,” Terang perwira polisi yang selalu tampil low profile itu.

Sementara itu, Kasat Narkoba AKP. Sihar L.Tobing pada kesempatan tersebut membeberkan kronologi pengungkapan kasus Narkoba yang sedang ditangani saat ini.

Dimana Tsk adalah Lk inisial H, di amanakan BB seberat 53 gram, TKP penangkapan di Desa Labota dan komplotannya inisial A n J di amankan BB seberat 40 gram TKP Desa Bahomakmur Kec.Bahodopi. Kemudian Lk inisial M dengan BB seberat 48 gram di desa Limbo Makmur Kec.Bumi Raya.

“Para Tsk ini dijerat UU No.35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara paling singkat 5 Tahun paling lama 20 Tahun,” Ucapnya tegas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here