Wabup Morowali: Media Salah Satu Kolaborasi Hebat Pemberantasan Narkoba

0
107

 

Morowali NP
Wakil Bupati (Wabup) Morowali Dr.H.Najamudin S.Ag, S.Pd, M.Pd mengatakan, media merupakan salah satu kolaborasi hebat dalam pemberantasan Narkoba.

Hal itu dikatakannya, saat membawakan materi dalam acara Workshop yang digelar BNNK Morowali dengan mengusung tema, Penguatan Kapasitas kepada Insan Media untuk mendukung kota tanggap ancaman Narkoba. Bertempat di Warkop A&R seputaran area Perkantoran Fonuasingko Bungku Tengah, (31/03/2021).

Dijelaskannya, selain peran instansi tehnis BNNK dan Kepolisian, media juga tidak kalah penting dalam pemberantasan Narkoba melalui pemberitaan edukasi di masing-masing media.

Apalagi, dengan melihat kondisi peredaran Narkoba sekarang ini di Kab.Morowali, sudah begitu sangat memprihatinkan tak lagi terbatas oleh ruang dan waktu. Bahkan, sudah sampai pada daerah terpencil, menyasar semua usia dan golongan.

“Olehnya, peran media itu sangat penting karena yang dapat melakukan edukasi dalam pemberitaan hanya media, publikasinya bisa sampai kepelosok daerah,” Terangnya.

Lebih jauh dijelaskan, pemberantasan Narkoba tidak cukup hanya dengan penangkapan tapi harus diimbangi dengan tindakan edukasi.

Karena tindakan penangkapan tidak akan menibulkan efek jera maupun pertobatan, justru yang biasa ada terjadi pelaku makin canggih dan makin pintar begitu sudah keluar dari dalam Lapas.

“Pemberantasan Narkoba tidak akan dapat diselesaikan kalau hanya dengan Tindakan penangkapan, tetapi Tindakan edukasi dan tindakan penangkapan harus balance,” Tuturnya.

Diakuinya, Morowali saat ini menjadi target pasar peredaran Narkoba para bandar. Hal itu disebabkan seiring kehadiran perusahaan besar dan berbagai perusahaan tambang lainnya di Morowali.

Perusahaan telah membawa kemajuan dari sisi ekonomi, tetapi oleh para bandar Narkoba menjadikan hal ini ladang subur, bebernya panjang lebar.

Sementara itu, Kepala BNNK Morowali AKBP Mulyadi.SH dalam penyampaiannya menjelaskan, bahwa kegiatan Workshop yang digelar dalam rangka membangun sinergitas dengan insan media sehingga bisa ikut berperan mensukseskan program kota tanggap ancaman Narkoba di Kabupaten Morowali.

Peran media ini, dinilainya sangat penting dalam memutus mata rantai peredaran Narkoba di bumi Tepe Asa Moroso, lewat edukasi dalam pemberitaan.

“Teman-teman media, sangat punya peranan penting dalam memutus mata rantai peredaran Narkoba di Morowali. Olehnya, saya mengajak kita semua untuk bergandengan tangan bersama-sama ikut terlibat dalam pemberantasan Narkoba,” pintanya.

Diterangkannya, Narkoba tidak lagi hanya menyasar orang berduit tapi juga menyasar pengangguran bukan lagi hanya orang tua tapi juga anak-anak.

Dalam kondisi yang sudah darurat ini peran semua elemen masyarakat sangat dibutuhkan terutama rekan-rekan media melalui edukasi publikasi.

‚ÄúSangat dibutuhkan sinergitas dan peran dari rekan-rekan media sehingga harapan kita semua bisa terwujud bahwa peredaran Narkoba di Morowali bisa ditangani dengan baik,” Ucapnya optimis.

Diakhir penyampaiannya, bahwa program dan keinginan tersebut tentunya harus didukung dengan anggaran yang cukup, jika tidak akan menjadi kendala.

Dengan jumlah anggaran tahun ini (2021,red) di pagu anggaran BNNK Morowali, hanya sebesar Rp.50 juta sepertinya sangat sulit untuk mewujudkannya.

“Dengan jumlah anggaran tersebut kami ditarget hanya 2 kasus, tetapi hingga sampai saat ini kami sudah mampu mengungkap 3 kasus kejahatan Narkoba,” Pungkasnya panjang lebar.

Selain Wabup Morowali dan Kepala BNNK Morowali, hadir ketua GANN Kab. Morowali Saleh Aljaru, bersama sejumlah jajarannya sekaligus sebagai moderator dalam kegiatan tersebut.

Usai masing-masing pihak menyampaikan pemaparannya, dilanjutkan sesi dialog, saran maupun kritik dari para peserta workshop. kemudian ditutup dengan sesi Poto bersama.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here