MorowaliNasionalSultengViral

Satgas TMMD Berikan Penyuluhan dan Sosialisasi KB-Kesehatan di Desa Tanjung Harapan

MOROWALI Nuansapos.com- Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (Satgas TMMD) Ke -111 Tahun 2021, memberikan penyuluhan dan sosialisasi Keluarga Berencana (KB)-kesehatan ke warga Desa Tanjung Harapan Kec.Menui Kepulauan Kab.Morowali.

Kegiatan dilangsungkan dibalai Desa Tanjung Harapan, di ikuti kurang lebih 50 Ibu Rumah Tangga (IRT) dengan menerapkan protokol kesehatan, Minggu malam (20/06/2021).

Komandan Satuan Setingkat Kompi (Dan SSK) TMMD Letda Agung G berharap agar materi yang diberikan Tim tehnis dari kesehatan bisa menambah pengetahuan warga khususnya IRT yang selama ini tak ikut program KB.

“Ibu-ibu sekalian, semoga materi yang di dapat tentang pentingnya KB, agar dapat diterapkan untuk menjaga keselamatan dan kesehatan dalam rumah tangga serta tercapai kesejahteraan keluarga,” harapnya.

Sementara itu Bidan Desa Tanjung Harapan Sumanbu selaku pembawa materai memberikan pemaparan secara luas tentang pentingnya KB. Ia menjelaskan KB adalah suatu usaha untuk mengatur jumlah dan jarak antara kehamilan anak guna meningkatkan kesehatan dan kesejahteraan keluarga

Adapun beberapa manfaat KB yakni; menghindari kehamilan resiko tinggi dan menurunkan angka kematian ibu dan bayi. Selain itu, dapat meringankan beban ekonomi keluarga serta, membentuk keluarga bahagia sejahtera.

“Jadi, ibu-ibu sekalian sangat banyak manfaat dari KB. walau pun ada efek yang ditimbulkan tapi tak seberapa, seperti perubahan fisik atau psikis yang timbul dari penggunaan kontrasepsi tetapi tidak berakibat serius terhadap kesehatan dan bersifat individual yang belum tentu di alami setiap orang,” terang bidan Sumanbu.

Lebih jauh dijelaskan, ada beberapa macam KB yang bisa jadi pilihan para IRT di zaman sekarang ini yaitu:

1.Vasektomi/MOP adalah salah satu metode kontrasepsi KB pria berupa tindakan pengikatan dan pemutusan kedua saluran sperma. Metode ini dengan melakukan operasi ringan kepada kepala keluarga (Suami).

2.Tubektoni/MOW adalah metode kontrasepsi dengan cara melakukan operasi (mengikat atau memotong) kedua saluran indung telur.

3.Alat kontrasepsi dalam rahim (AKDR/IUD) adalah kontrasepsi yg dipasang dalam rahim agar efektif dan aman, memberikan perlindungan jangka panjang terhadap kehamilan hingga 8 tahun dan tidak mengandung hormon.

4.Implan/susuk KB adalah alat kontrasepsi berbentuk batang kecil yang terbuat dari plastik yg mengandung hormon progestin dipasang dibawah lapisan kulit pada lengan atas dan memberikan perlindungan jangka panjang pada kehamilan hingga 3 tahun.

5.Suntik adalah kontrasepsi yang diberikan melalui suntikan didaerah bokong.

6.Pil adalah kontrasepsi yang diberikan secara oral dalam bentuk pil yang berisikan hanya hormon progestin.

7.Kondom adalah alat kontrasepsi berbentuk sarung atau selubung yang terbuat dari karet yang dipasang pada alat kelamin suami.

“Itulah beberapa jenis KB yang bisa ibu-ibu jadikan pilihan, untuk menghindari berbagai resiko akibat tidak KB,” jelasnya disambut tawa dan tepuk tangan dari peserta.

Kepala Puskesmas (Kapus) Tanjung Harapan Ambo Asse Muh.Ali, S.Sos menambahkan, saat ini Pemerintah pusat sedang menggalakkan program KB yang sejalan dengan program Pemerintah Daerah.

“Program KB ini, selain alasan kesehatan juga untuk kesejahteraan keluarga sebagaimana visi-misi Pemda Morowali Sejahtera Bersama,” jelasnya.

Salah satu warga Desa Tanjung Harapan Ibu Sinarti (37) peserta sosialisasi, tampak antosias mengikuti kegiatan. Kepada media ini Sinarti mengaku senang ikut sosialisasi yang dilaksanakan Satgas TMMD.

Banyak hal pengetahuan didapatkannya tentang kesehatan dan manfaat KB untuk diterapkan dalam kehidupan rumah tangganya.

“Saya senang ikut sosialisasi ini banyak hal tentang kesehatan dan KB yang saya dapatkan, terimakasih kami ucapkan untuk Satgas TMMD,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp