Tabir Misteri Patung Purba Di Tiga Lembah Sulawesi Tengah

0
265
Palindo, patung purba tertinggi di Sulawesi Tengah.

PALU,NUANSAPOS.COM – Sulawesi Tengah merupakan industri penghasil peninggalan purba berupa patung-patung megalitik yang tersebar di 3 lembah yakni di Lembah Bada, Napu dan Behoa / Besoa.

Sumur batu atau Kalamba salah satu peninggalan manusia purba dari Ras Austronesia.

Diperkirakan patung-patung purba tersebut di bangun oleh Ras Austronesia sekitar tahun 2.500 hingga 5.000 tahun Sebelum Masehi (SM).

Patung berjenis kelamin wanita : Langke Bulawa di Desa Bomba, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Sayangnya hingga saat ini belum ada satupun pihak termasuk para ahli yang berani mengambil kesimpulan tentang asal-usul patung-patung batu tersebut sehingga keberadaan patung-patung ini masih menjadi sebuah pertanyaan besar dan  membuat keberadaan patung-patung ini semakin misterius.

Meskipun sebagian besar patung-patung purba di Sulawesi Tengah sifatnya gempal namun patung kembar di Lembah Besoa / Behoa cenderung pipih.

Berdasarkan analisa lapangan sejak 24 tahun silam.

Masing-masing patung yang ada di Sulawesi Tengah memiliki ciri khasnya sendiri-sendiri.  Baik dari segi ukuran, bentuk, wajah dan bola mata serta simbol jenis kelaminnya.

Patung Maturu atau Patung tidur berjenis kelamin di Lembah Bada.

Meskipun ada beberapa patung yang tidak dilengkapi dengan alat kelamin namun sebagian besar dari patung-patung itu dilengkapi dengan simbol dan tipikal yang menggambarkan jenis kelamin pria dan wanita.

Patung Kerbau di Lembah Bada, Desa Badangkaia, Kabupaten Poso.

Patung-patung yang tersebar di 3 lembah di Sulawesi Tengah sendiri meskipun dari sisi dan bentuknya menggambarkan tipikalisnya sebagai manusia namun tidak ada satupun yang dilengkapi dengan kaki.

Selain membuat patung berwujud manusia manusia purba Ras Austronesia juga membuat patung-patung lain berwujud Hewan seperti Burung Hantu.

Rata-rata dari patung itu di pahat dalam bentuk setengah badan yang terdiri atas Kepala, Mata, Hidung, Telinga dan 2 buah Bola Mata serta Tangan dengan jumlah jari masing-masing 5 di kiri dan 5 di sebelah kanannya serta simbol genre atau kelaminnya.

Namun demikian tidak satupun dari patung-patung itu yang memiliki mulut laiknya seorang manusia.

Palindo di Lembah Bada patung tertinggi diantara patung-patung purba yang ada di Sulawesi Tengah.

Patung purba tertinggi di Sulawesi Tengah hanya terdapat di Lembah Bada,  tingginya mencapai 4 meter.

Relief kaki manusia di Lembah Besoa, Kabupaten Poso
Relief kaki manusia di ukir di atas bongkahan batu di Lembah Behoa/Besoa Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Diperkirakan Patung Palindo merupakan patung terakhir yang di buat oleh manusia purba pada periode itu sebelum pergi dan menghilang tanpa jejak dari Sulawesi Tengah.

Hingga kini belum ada orang yang berhasil menemukan kuburan massal ataupun peralatan-peralatan yang digunakan manusia purba untuk pembuatan patung-patung tersebut.

Koloni manusia purba ini usai menyelesaikan proyek raksasanya itu seolah-olah lenyap dan pergi tanpa mau meninggalkan jejaknya.

Hingga litertur ini diturunkan belum ada satu ahlipun yang dapat memastikan kemana perginya dan mengapa koloni manusia pembuat patung-patung megalitik di Sulawesi Tengah itu pergi. Tanpa meninggalkan jejak, selain meninggalkan hasil karya mereka berupa patung-patung yang tersebar di 3 lembah seperti yang telah di uraikan di atas.

Pakaian Adat Suku Bada, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Selain membuat batu-batu berupa patung-patung berupa wujud manusia, koloni Ras Austronesia yang pernah tinggal di Lembah Bada, Napu dan Besoa Sulawesi Tengah juga ikut membuat patung-patung lain.

Retak karena termakan usia. Sumur batu ini terdapat di tengah savanah di Desa Pokeka, Lembah Behoa, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah.

Antara lain berupa Sumur batu yang dalam bahasa lokalnya di sebut Kalamba dan Dolmen,  serta Patung-patung Hewan berwujud serupa Kerbau , dan Monyet di Lembah Bada dan Katak serta Burung Hantu di Lembah Besoa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here