MorowaliNasionalSultengViral

Terkait Pengadaan Beras BPNT, Kadinsos Morowali: Tak Ada Deal-Deal Dengan Pemilik Gilingan Padi

MOROWALI, Sulawesi Tengah- Terkait pengadaan beras untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kabupaten Morowali, dipastikan tidak ada deal-deal dengan pemilik penggilingan padi yang ditunjuk oleh Dinas Sosial (Dinsos) Morowali.

Hal tersebut ditegaskan Kadinsos Morowali Arifin Lakane kepada sejumlah wartawan saat diwawancara diruang kerjanya terkait penyaluran beras Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kabupaten Morowali, Senin (21/03/2022).

Menurut Arifin Lakane, penunjukan tiga (3) pemilik pengilingan padi yakni Komang Yasa, Rustam Iskandar dan Basri semua memiliki kriteria yang dipersyaratkan selaku penyalur beras BPNT.

“Jadi, ketiga penyalur tersebut memiliki kriteria yang dipersyaratkan yakni kwalitas beras bagus atau premium, memiliki armada yang mendukung dan tepat waktu saat penyaluran,” terang Arifin Lakane.

Diterangkan Arifin Lakane, para pemilik gilingan padi ini betul-betul bekerja profesional. Seperti penggilingan padi milik Komang Yasa, nama usahanya bunga padi berada di Desa Lambelu, Kecamatan Bumi Raya.

Begitu pun pemilik gilingan Rustam Iskandar, nama usahanya cahaya Bone beralamat di Desa Bumi Harapan, Kecamatan Witaponda. Kemudian pemilik gilingan padi Basri, nama usahanya Cikal beralamat Bumi Harapan.

“Ketiga pemilik gilingan padi ini yang kita tunjuk semua punya kriteria yang dipersyaratkan, silahkan rekan-rekan media cek langsung sesuai alamat masing-masing,” urai mantan Kadis Perpustakaan itu.

Ditegaskan Arifin Lakane, penunjukan ke 3 gilingan padi itu sudah terlebih dulu dilakukan survey dilokasi masing-masing, apakah memenuhi kriteria atau tidak sesuai yang dipersyaratkan.

Dari hasil survei dan kajian ke beberapa pengilingan padi di Morowali, dinyatakan ke 3 gilingan padi tersebut layak dan memenuhi kriteria yang dipersyaratkan sebagai penyalur beras BPNT.

“Saya tegaskan sekali lagi, tidak ada deal-deal atau kesepakatan maupun fee atau apalah namanya dengan pemilik penggilingan padi, semua sesuai kriteria yang dimaksud. Jadi, kalau ada yang bilang ada fee atau deal-deal antara Pemda Morowali dengan pemilik penggilingan padi, itu merupakan fitnah dan pencemaran nama baik,” tegas Arifin dengan nada lantang.

Dalam penyalurannya terbukti bahwa warga penerima beras BPNT, akui kwalitas beras yang diterimanya bagus yang mana sebelumnya dikeluhkan warga karena dicampur-campur dan nasi yang dimasak cepat basi.

Demikian juga soal harga, Morowali paling rendah dan dibawah harga yang ditetapkan oleh pemerintah provinsi Sulteng yakni dibawah Rp.11.000 ribu/kg.

“Setelah ke 3 tiga gilingan padi itu sebagai penyalur beras BPNT kwalitasnya jauh lebih bagus. Demikian soal harga dibawah ketetepan Pemprov Sulteng yakni dibawah Rp.11.000 ribu. Jadi, tidak ada masalah dalam penyaluran beras BPNT di kabupaten Morowali,” ucapan Arifin mantap.

Penjelasan Kadinsos Morowali itu dibenarkan Komang Yasa selaku pemilik penggilingan padi Bunga Padi di Desa Lambelu, Kec.Bumi Raya.

Dari hasil investigasi sejumlah Wartawan ke pemilik gilingan padi Komang Yasa di Desa Lambelu, mengatakan bahwa dirinya yang bermohon langsung ke Bupati Morowali untuk dapat sebagai penyalur beras BPNT tanpa ada kesepakatan tertentu atau deal-deal yang menyangkut fee.

“Saya sendiri yang bermohon ke pak Bupati agar beras kami bisa diterima sebagai penyalur beras BPNT tanpa ada pembicaraan apapun soal keuntungan dan syukur disetujui beliau (Bupati) karena memang selama ini saya sangat menjaga kwalitas gilingan saya,” terang Komang saat ditemuai sejumlah wartawan kediamannya, Senin (21/03/2022).

Komang menilai, apa yang dilakukan Pemda sangat membantunya dan juga membantu para petani lokal yang bersama-sama dengannya.

Selama ini para petani padi sangat kesulitan soal pemasaran tapi dengan adanya kerjasama itu memudahkan para petani menjual hasil panennya yang langsung ditampung dipengilingan miliknya.

“Kami sangat berterimakasih ke Pemda dipermudah pemasaran hasil panen petani, kalau ada yang menuding saya yang tidak-tidak soal deal-deal itu hanya mau menjatuhkan saya. Saya sampaikan tidak ada itu soal deal-deal, mungkin ada yang tidak suka dengan saya karena kami dibantu Pemda,” ucapnya.

(PATAR JS)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp