Terkonfirmasi Dokter dan Petugas Medis di Puskesmas Donggala Reaktif Covid 19

0
67

DONGGALA, NP – Terait adanya isu yang menyatakan bahwa ada salah satu Dokter dan Pegawai yang bertugas di Puskesmas Donggala dinyatakan Positif Covid-19.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala H. Muzakkir Ladoali saat ditemui Senin (14/09/2020) diruang kerjanya
membenarkan isu tersebut. Bahkan dia mengatakab bahwa pasca adanya kasus tersebut maka pihaknya menutup atau menghentikan sementara waktu aktivitas di puskesmas tersebut.

” selama dua pekan ini Puskesmas Donggala untuk sementara kami tutup terhitung mulai jumat (11/09) kemarin,” ujarnya sembari menambahkan bahwa pihaknya akan mensterilkan puskesmas tersebut.

Sementara terkait dengan seorang dokter di puskesmas donggala yang reaktif covid 19, itu juga benar, kata Muzakkir. Hanya saja, yang bersangkutan adalah warga yang tinggal di Kabupaten Sigi.

Namun demikian, pihaknya akan melakukan swab terhadap seluruh pegawai Puskesmas Donggala yang jumlahnya berkisar kurang lebih 100 orang.

“Kita punya tenaga medis saja bisa terpapar ,bagaimana dengan kita yang terkadang mengabaikan protap kesehatan,” pungkasnya.

Olehnya itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tetap mengedepankan protap kesehatan dalam menjalankan aktifitas dan tetap tenang tidak panik ,ujarnya.

Kondisi ini harus dipahami. Sehingga perlu adanya kepedulian untuk tetap taat terhadap peraturan pemerintah tentang protab covid 19.

Jadi kata dia, selama puskesmas Donggala ditutup, layanan medis sementara di RS. Kabelota atau Puskesmas Delatope di Desa Kola-Kola  Kecamatan Banawa Tengah.

Ditanya lagi soal masyarakat Kecamatan Banawa yang terpapar Covid-19 H. Muzakkir Ladoali menjelaskan berdasarkan Rapat Gugus Tugas Covid disimpulkan untuk dua wilayah yang ada di Kecamatan Banawa yaitu berada di Kelurahan Tanjung Batu dan Kelurahan Boya.

“Kelurahan Tanjung Batu sebanyak tujuh orang dan satu orang telah meninggal dunia ,Kelurahan Boya dua orang tertular Covid-19 dan satu orang telah meninggal dunia ,”ungkap H. Muzakkir Ladoali.

“Jumat kemarin kami sudah melakukan pendekatan kepada keluarga untuk membawa mereka yang terkonfirmasi melakukan karantina di RS Pratama Tambu  di Kecamatan Balaesang Kabupaten Donggala ,dan disana mereka akan dilakukan proses perawatan hingga sembuh total ,”kata H. Muzakkir Ladoali.(NP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here