Tuntut Bebaskan 3 Warga Bunta Yang di Penjarakan, PT.GNI di Demo Front Solidaritas Pembela HAM Morut

0
56

MORUT, Nuansapos.com- Setelah rencana aksi demonstrasi Front Solidaritas Pembela Hak Azasi Manusia (HAM) Kabupaten Morowali Utara (Morut), pada tahap awal tertunda karena adanya permintaan mediasi, akhirnya aksi demo dilaksanakan, Sabtu (25/09/2021).

Ahmad Fausan selaku Koordinator Front pembela HAM Morut kepada sejumlah media mengatakan, Mediasi beberapa waktu lalu dianggap gagal atau tanpa hasil dan seakan hanya untuk meredam aksi. Sehingga, hari ini harus turun melakukan aksi demo menuntut agar tiga (3) warga yang dipenjarakan PT.GNI dibebaskan.

Menurut Ahmad Fausan, aksi demo yang dilakukan adalah menyikapi dugaan kriminalisasi dan diskriminasi tiga orang warga desa Bunta, Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morowali Utara (Morut), yang dipicu adanya laporan PT. Gunbuster Nickel lindustri (GNI) kepada pihak Kepolisian.

“Hari ini kami turun melakukan aksi demo, minta kepada GNI agar dibebaskan 3 orang warga kami yang dipenjarakan. Tetapi, masih dijanji akan dilakukan pertemuan mediasi kembali pada hari Selasa, (28/09/2021). Namun, demikian kami sebagai warga negara yang baik tetap patuh dan mengikuti permintaan tersebut,” terangnya.

Ahmad Fausan menilai, penahanan yang dilakukan pihak kepolisian tidak tepat, bahkan dituding sebagai upaya diskriminasi dan kriminalisasi terhadap masyarakat yang menuntut hak mereka. Pasalnya, jalan umum yang dimaksud merupakan jalan yang dibuat sendiri dilahan pribadi dari masyarakat itu sendiri atas nama Yahya berdasarkan surat kepemilikan lahan serta saksi-saksi yang masih hidup.

Selain itu, jalan dan lahan tersebut masih dalam sengketa perdata yang saat ini juga sementara bergulir kasusnya di Pengadilan Negeri Poso dengan nomor registrasi perkara 118/Pdt.G/2021/PN Ps. Untuk itu, Front Solidaritas Pembela HAM Morut menuntut agar M.Yahya Cs dibebaskan dan meminta hentikan aktifitas apapun di atas obyek perkara, ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here