2 Kali penganggaran Dalam Item Yang Sama Pembangunan Kantor Desa Doda Perlu Diusut

Lore Tengah, Nuansapos.Com – Hingga kini Kantor Desa Doda, Kecamatan Lore Tengah, Kabupaten Poso tidak pernah selesai.
Terindikasi pembangunan kantor desa itu jadi ajang bisnis mengeruk keuntungan LM mantan Kepala Desa tersebut.
Pasalnya sudah 2 kali penganggaran namun kantor tersebut tidak pernah rampung penyelesainnya.
“Anggaran pertama tahun 2017 kedua tahun 2018 totalnya sekitar 300an juta tapi sampe sekarang tidak pernah rampung penyelesaiannya,” ungkap sejumlah warga setempat.
Selain soal pembangunan Kantor Desa, pada tahun 2018 ada item kegiatan menggunakan Dana Desa yang tidak dikerjakan sementara RABnya secara jelas tercantum dalam ajuan anggaran pembangunannya.
Item-item kegiatan tersebut antara lain untuk pembangunan Plat Deuker dan pembuatan talud menuju jalan tani desa tersebut.
“Silahkan cek sendiri, ada plat deuker dan talud yang tidak dikerjakan 0adahal itu masuk dalam RAB. Itu tidak dikerjakan,” ujar sumber kepada Media ini.
Terkait pembangunan Kantor Desa Doda, mantan Kepala Desa Doda, LM kepada Nuansapos.Com yang dihubungi media ini pertengahan bulan Agustus 2021 membenarkan, penganggaran kantor desa tersebut memang sudah 2 kali dianggarkan.
Saat ditanya soal pemyelesainnya LM hanya menjawab sudah sesuai anggaran yang ada.
“Iya memang dua kali kami anggarkan dan sudah sesuai dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Pembangunan Kantor Desa Doda sendiri kelihatannya sangat janggal, soalnya desa itu sudah memiliki kantor desa yang telah terbangun secara permanen.