5.915 KK DI SULTENG TERMASUK KAB.POSO DAPAT BANTUAN BEDAH RUMAH Rp.20 JUTA.BUKAN BANTUAN PARTAI MANAPUN,MURNI DANA PEMERINTAH PUSAT.MILIK RAKYAT DIKEMBALIKAN UNTUK RAKYAT.
Jakarta,Nuansapos.com-Sebanyak 5.915 kepala keluarga (KK) di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mendapatkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) masing-masing sebesar Rp 20 juta.

Hal ini disampaikan Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Iwan Suprijanto dalam rilis, Sabtu (8/10/2022).
“Kementerian PUPR akan tetap fokus untuk mengurangi jumlah RTLH (rumah tidak layak huni) di Indonesia termasuk di Sulteng melalui program BSPS,” jelas Iwan.
Program BSPS merupakan dukungan dana dari pemerintah kepada masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk peningkatan kualitas rumah swadaya berasaskan kegotongroyongan.
Dalam hal ini, Pemerintah mengalokasikan bantuan dan layanan rumah swadaya untuk menggerakkan dan meningkatkan keswadayaan dalam pemenuhan rumah layak huni dan lingkungan.
Para penerima bantuan pemerintah tersebut tersebar di sembilan kabupaten dan satu kota, tepatnya di 70 kecamatan, 225 desa, dan satu kelurahan.
Penyaluran Program BSPS berlokasi di Kabupaten Poso, Donggala, Tolitoli, Parigi Moutong, Tojo Una-Una, Sigi, Banggai Kepulauan,Morowali dan Morowali Utara serta Kota Palu.
Ini disebutkan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sulawesi II Ditjen Perumahan Kementerian PUPR Bakhtiar.
“Setiap keluarga akan mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 20 juta yang dapat digunakan untuk belanja bahan bangunan sebesar Rp 17,5 juta dan Rp 2,5 juta upah tukang,” terang Erpika.
Bakhtiar mengatakan, dana tersebut akan ditransfer langsung ke rekening masing-masing penerima manfaat.
Adapun dana program BSPS ini berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) murni dan pinjaman luar negeri melalui program National Affordable Housing Progam (NAHP).***
Sumber : Kompas.com