Bersama Bupati Verna GM Inkiriwang, Anggota DPRD Sulteng Muhaimin Yunus Hadi Siapkan Anggaran 8 Miliyar Bagi Gudacil
POSO, Nuansapos.com – Guru menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga patutlah jika para insan cendekia ini mendapat perhatian penuh pemerintah, dengan memberikan penghasilan lain selain gaji pokok yaitu tunjangan sertifikasi profesi guru.

Lantas bagaimana dengan mereka para guru yang berada di daerah-daerah terpencil, yang dalam tugas dan tanggung jawabnya sama dengan para rekan sesama guru di daerah kota atau pun di luar zona daerah kategori terpencil.
Terkait hal tersebut, anggota komisi III DPRD Provinsi Sulteng Muhaimin Yunus Hadi dalam kapasitasnya sebagai wakil rakyat bersama Bupati Poso dr Verna GM Inkiriwang saat ini tengah mengupayakan adanya penambahan jumlah penerima tunjangan bagi Guru Daerah Terpencil (Gudacil) yang ada di Kabupaten Poso.

“Yang saya upayakan bersama Bupati Verna, agar semua guru – guru di daerah terpencil dalam wilayah Kabupaten Poso bisa menikmati adanya tunjangan Gudacil, yang sebelumnya hanya ada sekitar 20an orang saja yang menerima, sementara faktanya masih banyak yang belum tersentuh,” tutur Muhaimin belum lama ini.
Untuk mewujudkan semua itu ucap Mimin sapaan akrabnya menjelaskan bahwa sebagai langkah awal telah disediakan dana sebanyak 2 miliyar rupiah untuk pembiayaannya yang realisasinya pada tahun ini juga.
“Hal ini sebelumnya telah saya bicarakan dengan ibu Bupati Poso, awal usulkan 2 miliyar yang diajukan sebanyak 2 miliyar lebih itu sudah disetujui bahkan dananya pun telah turun,” tegas Mimin.
Ditambahkannya, masih ada penambahan anggaran untuk Gudacil di wilayah Poso yakni sebanyak 6 miliyar rupiah, yang usulannya pun telah disetujui, ibu Bupati Poso Verna GM Inkiriwang.
“Karena usulan penambahan anggaran sebanyak 6 miliyar telah disepakati dan disetujui oleh pemerintah Kabupaten Poso
dalam hal ini Bupati Verna Inkiriwang, yang realisasinya direncanakan pada tahun 2022 mendatang,” akunya, seraya menambahkan agar para pendidik, khususnya di daerah terpencil, mereka bisa betah dalam menjalani tugas dan bisa hidup sejahtera.
Sehingga nantinya akan ada sebanyak 132 orang guru yang bertugas di daerah terpencil yang akan menerima tunjangan yang bersumber dari APBD.
Data terakhir Dinas Pendidikan Dan Kebudayaan Kabupaten Poso menyebutkan untuk tahun 2020 ada sebanyak 23 guru penerima Tunjangan Khusus Guru (TKG), yang terbagi di 3 desa yakni Desa Kalemago Kecamatan Lore Timur, Desa Lengkeka Kecamatan Lore Barat dan Desa Uelincu Kecamatan Pamona Utara, dengan pembagian 2 guru TK, 17 guru SD dan 4 guru SMP.