Kematian Warga Desa Pandiri di Bahodopi Dianggap Janggal, Kepala Desa Pandiri Minta Polda Turun Tangan

Poso, Nuansapos.com – Kematian yang diduga akibat bunuh diri yang dilakukan warga Desa Pandiri, Kecamatan Lage, Kabupaten Poso yang terjadi di Desa Keurea, Kecamatan Bahodopi, Kabupaten Morowali bernama Petra Maigiver Lainta (20) yang terjadi pada (21/9/2022) kembali mencuat kepermukaan setelah kejadian serupa terjadi atas diri Misael Tandi Lembang (31) yang ditemukan tergantung di sebuah kamar di Desa Bahomakmur, Kecamatan Bahodopi sekitar pukul 10:22 Wita, Selasa (04/10/2022).

Dugaan warga, Petra Maigiver bukan bunuh diri melainkan dibunuh kemudian digantung pelaku dalam sebuah kamar tempat korban ditemukan menggantung.
Pasalnya, posisi kedua kaki korban baik Petra maupun Misael saat ditemukan memiliki kesamaan dimana keadaan tubuhnya tidak sepenuhnya menggantung, kaki kiri korban sama-sama menjulur kedepan sementara kaki kanannya tertekuk ke belakang .

Selain posisi kaki yang dianggap janggal, kondisi memar yang khusus ditemukan di tubuh salah satu korban bernama Petra Maigiver menimbulkan keraguan masyarakat.

“Bukan menuduh cuma menduga saja, soalnya saat ditemukan posisi kaki warga saya mencapai tanah, demikianpula posisi kaki korban Maigiver hampir mirip dengan korban yang katanya bunuh diri dari Bahomakmur,” ungkap kepala Desa Pandiri, Jhon Mowose, Rabu (05/10/2022).
Lebih jauh Kepala Desa Pandiri mengungkapkan, adanya bekas memar di salah satu bagian tubuh korban juga ikut mengundang tanya warganya.
“Adanya bekas memar di tubuh warga saya juga menjadi tanya yang sampai sekarang masih menjadi perbincangan ditengah masyarakat saya,” ungkap Kepala Desa Pandiri, Jhon Mowose seraya meminta pihak Polda kembali meninjau kasus yang menimpa warganya tersebut.