Sulteng

Angka Pernikahan Anak diSulteng Masih Tinggi, Kaper BKKBN Ajak Masyarakat untuk Peduli

Maria Ernawati dalam acara talk show di radio Skip FM. (F- ist)

PALU, NP – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Dra. Maria Ernawati bersama Kasubbid Kesehatan Reproduksi dr. Rosalia S. Palinggi melalui Radio SKIP 94.3 FM menyapa para skippers, sapaan bagi pendengar radio SKIP, Senin (9/11/2020)

Talkshow yang dipandu DJ Arya Tandju berlangsung sangat seru dengan obrolan seputar mencegah kehamilan yang tidak diinginkan pada remaja dengan merencanakan reproduksi yang sehat.

Bunda Erna sapaan Kaper mengungkapkan berdasarkan data BPS tingginya angka Pernikahan Anak di Sulteng yang berada di posisi ke 5 secara nasional, di mana hal ini menjadi salah satu faktor penyebab tingkat perceraian di Sulteng yang juga masuk sepuluh besar.

“ Terkait data di Sulawesi Tengah ini, pernikahan di bawah 20 tahun ranking 5 nasional, bukan cuma pernikahan dini, perceraian di Sulteng juga berada di posisi ke 4 nasional,” ungkap Erna.

Lanjut Erna, untuk itu BKKBN Sulteng bersama dengan Pemprov Sulteng, lintas sektor terkait, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, Forum GenRe, sepakat untuk bergerak bersama menangani hal ini melalui PATUJUA, salah satunya dengan memberikan sosialisasi KIE supaya ada tindakan pencegahan

Sementara Kasubbid Kespro dr. Ocha sapaan akrabnya mengulas tuntas dari segi kesehatan. Ia menekankan adanya resiko jika menikah dini.

“Perempuan beresiko terkena kanker serviks jika berhubungan seks di bawah 18 tahun karena mulut rahim yang masih terbuka keluar, dari segi Kesehatan reproduksi dan psikologi usia yang siap untuk menikah yaitu 20-35 tahun” jelasnya.

Erna meminta para SKIPERS untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan melalui perencanaan reproduksi yang sehat dan perluya keterlibatan orang tua dalam memberikan pemahaman kepada remaja terkait Pendewasaan Usia Perkawinan “Pernikahan dini ancamannya itu Perceraian, Kasus KDRT juga tinggi, Ring satunya itu orang tua” Pungkasnya. (NP)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp