Bantuan Logistik Bencana Gempa Majene Dijarah, Ini Kata Mensos Risma

0
89

JAKARTA, Nuansapos.com – Sempat viral 3 potongan video aksi penjarahan truk bantuan logistik untuk korban bencana gempa bumi Majene, Sulawesi Barat oleh warga.

Pada video pertama terlihat warga mengelilingi dan hendak mengeroyok pengendara mobil yang berseragam oranye.

Bahkan di antaranya terdapat warga yang membawa senjata tajam sehingga membuat pria berseragam oranye itu lari.

Sementara di video lain yang berdurasi sama dengan video pertama, 30 detik, di tengah jalan warga tengah mengerumuni sebuah truk berwarna hijau yang membawa bantuan logistik.

Sementara di video ketiga yang dengan durasi lebih singkat, 21 detik, terlihat warga saling berdesakan untuk mengambil barang-barang isi mobil yang sedang singgah, terutama mie instan.

Menanggapi video tersebut Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebut aksi tersebut tidak termasuk dalam perbuatan penjarahan.

Bahkan menurut Risma, warga melakukan aksi tersebut lantaran kelaparan. Sekali lagi itu bukan penjarahan, jangan dianggap penjarahan.

“Mereka kelaparan,” kata Risma, sapaan akrabnya, di Surabaya, Sabtu (16/1/2021) dikutip dari KOMPAS.com.

Kemudian, Risma menjelaskan saat ini belum ada toko makanan yang buka dan bantuan logistik dari pemerintah pun datang terlambat karena sulitnya akses untuk menuju ke lokasi bencana.

Jalur utama Makasar – Mamuju sendiri terputus akibat tertutup material longsor yang menyebabkan bantuan terlambat hingga 6 jam.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sulbar Kombes Syamsu Ridwan turut memberikan imbauan kepada instansi swasta maupun warga yang hendak memberi bantuan.

Ia mengimbau untuk terlebih dahulu melapor ke Polres terdekat sebelum memberikan bantuan logistik agar mendapat pengawalan.

Kemudian, menurutnya, kasus video penjarahan tersebut sedang dalam penyelidikan pihak berwajib.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here