NasionalSulteng

Cegah Terpapar Covid-19, Semua PAUD Di Poso Terapkan Pola BDR

POSO, Nuansapos.com – Guna mencegah agar para tunas-tunas bangsa ini tidak terpapar Covid-19, disaat mereka tengah belajar dan bermain bersama, oleh nya pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Poso, hingga hari belum mengizinkan adanya aktifitas belajar / mengajar bagi semua peserta didik yang tergabung dalam Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang ada di Kabupaten Poso.

“Untuk aktifitas PAUD di Kabupaten Poso sampai saat ini 99% semua masih dilaksanakan secara daring yaitu Belajar Dari Rumah (BDR). Jadi setiap PAUD membentuk kelompok-kelompok kecil, di rumah – rumah peserta didik itu sendiri, yang jumlahnya tidak lebih dari 5 orang anak, yang kemudian gurunya akan berkunjung ditempat itu,” ungkap Kabid Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Hj Masriah, kepada pewarta Nuansapos.com, Kamis (19/11/2020).

Masriah juga menambahkan bahwa sebenarnya sesuai isi surat edaran Gubernur Sulteng maupun Bupati Poso, semua PAUD yang ada di Kabupaten, telah bisa melaksanakan aktifitas belajar / mengajar acara tatap muka pada bulan November tahun ini.

Hanya saja kata dia, instruksi isi surat tersebut belum bisa direalisasikan dengan pertimbangan situasi dan kondisi yang ada di daerah Kabupaten Poso itu sendiri.

“Diketahui bersama ada beberapa pasien yang terkonfirmasi terjangkit virus corona, sehingga mengambil kebijakan belum membuka aktifitas belajar / mengajar. Tindakan inin demi penyelamatan terhadap anak-anak peserta didik PAUD di Poso.” terang Masriah, seraya menambahkan walau pun sudah pihak pengelolah PAUD, yang datang mempertanyakan hal tersebut, sebagaimana isi surat edaran yang mereka terima sebelumnya.

Lebih dalam dijelaskannya, kesiapan sarana dan prasarana juga menjadi prioritas penting yang harus persiapkan dilingkungan sekolah. Antara lain soal ketersediaan masker dan tempat cuci tangan.

“Membuka proses belajar / mengajar di sekolah PAUD, sangat berbeda dengan SD dan SMP. Yang paling membedahkan adalah ketika aktifitas dibuka, bukan hanya peserta didik yang datang, tetapi ada juga orang tua atau pendampingnya. Jadi memang, banyak pertimbangan – pertimbang yang terbaik, demi keselamat anak-anak kita peserta PAUD,” akunya.

Diketahui, jumlah PAUD di Kabupaten Poso, ada sebanyak 267 lembaga. Dari jumlah tersebut 99% dikelolah oleh lembaga swasta. Untuk PAUD negeri, secara resmi tercatat ada 5 PAUD.

David Mogadi

David Mogadi Biro Poso

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp