NasionalSulteng

DAS Ditegur Keras Mendagri Tito Karnavian

RCM : Memang Sudah Lama Saya Ingatkan!

JAKARTA, Nuansapos.com — Bupati Poso Darmin Agustinus Sigilipu (DAS) mendapat teguran keras dari Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian. Bupati yang kerap disapa Das itu merupakan salah satu dari para calon kepala daerah melanggar protokol kesehatan saat tahapan pilkada.

“Memang sudah lama saya ingatkan. TvOne juga sudah ingatkan. Tenaga Ahli Stafsus Kepresidenan Ibu Bryan juga sudah ingatkan,” ujar Tokoh Muda Poso Rizal Calvary Marimbo (RCM) dalam keterangannya pada pewarta media Nuansapos.com, Sabtu (12/09/2020).

RCM mengatakan, akibat perbuatannya, DAS terancam berbagai sangsi dari Jenderal Tito. “Saya baca Kemendagri sedang siapkan sangksi,” ucap dia.

Sementara itu, Staf Khusus Menteri Dalam Negeri bidang Politik dan Media Kastorius Sinaga mengatakan, selain Darmin, ke-72 bakal calon itu terdiri dari satu gubernur, 35 bupati, lima wali kota, 26 wakil bupati, dan lima wakil wali kota.

“Sejauh ini sudah 72 daerah yang mendapat teguran keras. Jumlah ini meningkat dibandingkan sebelumnya,” ujar Kastorius dalam keterangan tertulisnya, Kamis (10/9/2020).

“Saat ini, sanksi sedang disiapkan bagi mereka yang sudah ditegur, tetapi masih melakukan pelanggaran,” lanjutnya. Adapun opsi sanksi yang disiapkan mulai dari penundaan pelantikan bagi kepala daerah pemenang yang melakukan pelanggaran pilkada hingga disiapkannya penjabat sementara (Pjs) kepala daerah langsung dari pusat.

Menurut Kastorius, Kemendagri menerapkan prinsip stick and carrot dalam penegakan protokol Covid-19 dalam tahapan-tahapan pilkada. “Para pelanggar ketentuan diberikan teguran yang diikuti oleh sanksi lebih berat bila pelanggaran berulang. Hal ini disesuaikan dengan ketentuan UU maupun Peraturan KPU,” tambahnya.

RCM menambahkan, sebelumnya, dirinya telah beberapa kali mengingatkan aktifitas Bupati Poso, yang kerap membahayakan nyawa warganya sendiri. Namun dirinya malah diserang oleh simpatisan beliau disosmed. “Pertama saya ingatkan soal surat edaran. Beliau buat surat edaran, langsung dilanggar sendiri dengan kumpul-kumpul di taman kota Tentena. Sampai masuk TvOne. Lalu saya ingatkan lagi jangan rajin bapontar (keluyuran) di tengah COVID-19. Sekarang, ditegur Mendagri. Silakan komplein ke Pak Tito kalau berani. Jangan ke saya. Saya malah diserang disosmed. Emangnya gue pikirin, kata orang Betawi,” tegas RCM yang saat tengah menjabat sebagai Komisaris PT. b’right PLN Batam.

Olehnya RCM kembali mengingatkan, Bupati Poso harus menjadi teladan dan contoh. Gerak-geriknya dipantau orang banyak. “Komitmen, moralitas, etika, integritas dan disiplinnya dilihat orang. Kalau sudah ditegur keras Mendagri begini kan malu-maluin,” pungkasnya.

David Mogadi

David Mogadi Biro Poso

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp