Densus 88 Tangkap Empat Orang Diduga Anggota JAD, Pasca Terjadi Bom Bunuh Diri Di Gereja Katedral Makassar

0
123

MAKASSAR, Nuansapos.com – Tim Densus 88 Antiteror Mabes Polri langsung bergerak cepat dengan menangkap empat orang pasca aksi bom bunuh diri yang menewaskan seorang pelaku dan melukai 20 jemaat di depan Gereja Katedral, Makassar, Minggu pagi (28/3/2021) sekira pukul 10.30 Wita.

Keempat orang itu diduga masih terkait dengan jaringan pelaku bom bunuh diri dari kelompok jamaah anshorut daulah (JAD).

“Kita amankan empat orang di sekitar yang terkait dengan kegiatan pelaku. Kita minta masyarakat tetap tenang dan tidak panik,” kata Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di lokasi ledakan Gereja Katedral Makassar, Minggu (28/3/2021) malam. Melansir laman iNews.id.

Kapolri juga mengaku sudah memerintahkan kepala Densus 88 Antiteror untuk melakukan apa yang sudah semestinya dikerjakan bagaimana pun caranya.

“Saya sudah perintahkan kepada kepala Densus untuk melakukan apa yang harus sudah dilakukan. Bagaimana pun caranya,” katanya.

Kapolri mengungkapkan, identitas pelaku berinisial L itu diketahui dari hasil pemeriksaan identitas maupun tes DNA. Pelaku L tersebut merupakan bagian dari 20 terduga teroris yang sebelumnya ditangkap di beberapa wilayah di Sulawesi Selatan. “Ini kelompok JAD. Mereka bagian dari itu,” katanya.

Terkait dengan aksi bom bunuh diri tersebut, Kapolri meminta masyarakat tetap tenang dan tidak panik. “Kita minta masyarakat tetap tenang,” harapnya.

Sebelumnya, aksi bom bunuh diri dilakukan dua orang terduga teroris di depan Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kelurahan Baru, Kota Makassar, Provinsi Sulsel, sekitar pukul 10.30 WITA, Minggu (28/3).

Aksi pelaku bisa dicegah pihak keamanan gereja tidak sampai masuk ke dalam gereja. Atas peristiwa itu sejumlah petugas keamanan gereja mengalami luka-luka.

Kejadian tersebut di sela pelaksanaan ibadah Misa Minggu Palma. Polisi menyebut ada dua terduga pelaku.

Data pihak Kepolisian, tercatat sebanyak 20 orang menjadi korban luka dan telah mendapat perawatan medis. Sementara terduga pelaku bom bunuh diri yang menggunakan sepeda motor, dinyatakan tewas. Satu pelaku dapat dikenali meski sebagian tubuhnya terurai dan satu lainnya kondisi tubuhnya hancur.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here