Diabaikan Pemerintah Daerahnya, Masyarakat Rampi Pilih Hijrah ke Sulawesi Tengah
Palu, Nuansapos.com – Keinginan masyarakat Rampi, Kecamatan Onondowa, Kabupaten Luwu Utara, Provinsi Sulawesi Selatan untuk bergabung dengan saudara – saudara mereka di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah semakin menguat.
Untuk mewujudkan niat tersebut masyarakat Rampi secara swadaya bersama sudara-saudara mereka yang ada di Lembah Bada secara gotong royong mulai membuka jalan penghubung melintasi kawasan hutan sejauh kurang lebih 36 km.
“Atas inisiatif sendiri mereka bikin jalan sendiri, niat mereka sudah bulat ingin bergabung dengan saudara-saudara yang ada di Sulawesi Tengah,” ujar beberapa warga di Bada seragam.

Niat untuk bergabungnya masyarakat Rampi dengan Sulawesi Tengah ini mendapat respon dari berbagai kalangan, salah satunya dari Ikatan Pelajar Mahasisawa Rampi (IPMR) yang diketuai Ramon Dasinga.
Tidak adanya perhatian Pemerintah Daerah Luwu Utara maupun Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap keberadaan hidup masyarakat Rampi merupakan salah satu dari banyak alasan sehingga ikatan mahasiswa dari Rampi itu menyetujui rencana hijrahnya komunitas masyarakat Rampi ini ke Sulawesi Tengah.
“Kami sepakat dengan hal tersebut,” ungkap Ramon seperti yang dikutip dari Tribun Timur , Selasa (10/5/2022) siang tadi.
Lebih jauh Ramon mengatakan, masyarakat Rampi tidak akan mendapat apa-apa jika masih terus bergabung dengan Luwu Utara.
Harapan akan infrastruktur yang memadai kata Ramon hanya sebatas angan-angan saja.
“Kami sudah capek teriak-teriak, tapi tidak ada perubahan dari dulu sampai sekarang,” ujarnya.

Penelusuran Nuansapos.com, kedekatan moril dan hubungan kekerabatan antara masyarakat Rampi ternyata jauh lebih dekat dengan masyarakat yang berdiam di lembah Bada.
Adanya kesamaan adat istiadat dari dua komunitas itu merupakan bukti kuat yang masih terjalin hingga saat ini.
Sulitnya medan ke Masamba Ibu Kota Luwu Utara menjadi kendala utama dan kesulitan masyarakat Rampi untuk turun berbelanja atau berurusan ke Ibu kota Kabupaten tersebut.
Jarak tempuh dari Rampi ke Masamba Ibu Kota Kabupaten Luwu Utara sendiri sekira 68 Km sementara dari Rampi ke Lembah Bada hanya kurang lebih 36 Km.
Dikarenakan akses jalan menuju Masamba lebih parah dibanding dari Rampi ke Bada sehingga masyarakat Rampi lebih memilih datang berbelanja kebutuhannya ke lembah Bada meski dengan ongkos ojek yang tidak sedikit.