MorowaliNasionalSultengViral

Direktur BPJS ketenagakerjaan: Petani Morowali Tertinggi di Indonesia Dapat Perlindungan

MOROWALI, Sulawesi Tengah- Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, Zainudin mengatakan Petani di Kabupaten Morowali merupakan tertinggi di Indonesia sebagai Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini merupakan bentuk perlindungan yang diberikan Pemerintah Daerah (Pemda) Morowali terhadap warganya yang sehari-hari bekerja sebagai Petani dan hal ini patut di contoh dan dijadikan roh model untuk daerah lainnya di Indonesia.

Demikian disampaikan direktur BPJS Kepesertaan BPJS, Zainudin saat menyampaikan sambutannya dalam acara Launching Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Bagi Petani Se- Kab.Morowali. Bertempat di Aula kantor Bupati Morowali, Kamis (16/06/2022).

Dikatakan Zainudin, Morowali patut dicontoh daerah lain, bukan hanya daerah yang ada di Sulteng tapi yang ada di Indonesia dalam hal memberikan perlindungan terhadap warganya yang sehari-hari bekerja Petani

Pemda Morowali dalam memberikan perlindungan bagi Petani bukan lagi 100 persen tapi sudah melebihi target hingga mencapai 200 persen, hal ini merupakan capaian yang luar biasa dilakukan Pemda Morowali.

Tak hanya itu, dikatakan Zainudin Pemda Morowali juga sudah memberikan perlindungan bagi tenaga honorer di lingkup Pemda Morowali serta kepada aparatur Desa dan profesi lainnya.

Atas hal tersebut, baru-baru ini Morowali medapatkan penghargaan telah menginspirasi Sulawesi Tengah bahkan Indonesia.

” Jadi sangat wajar yah, kalau Pemda Morowali dapat penghargaan baru-baru ini diterima langsung Pak Wakil Bupati, Najamudin,” terang Zainudin.

Senada penyampaian Kadis Pertanian Morowali, Andi Irman mengatakan keikutsertaan BPJS Ketenagakerjaan Petani Morowali bisa dinyatakan bahwa sudah mencapai 90 persen total keseluruhan yang terakomodir.

Disampaikannya, untuk petani Morowali yang sudah terkaver dalam BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 27.000 Kepala Keluarga sehingga diharapkan Petani fokus bekerja sesuai profesinya tanpa harus lagi memikirkan resiko yang timbul karena dirinya sudah terlindungi.

Dengan jumlah itu, kata Andi Irman petani Morowali sudah hampir keseluruhan masuk Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Adapun lainnya masih terkendala soal proses administrasi. Namun sementara di koordinasinasikan dengan OPD tehnis dalam hal ini Dukcapil Morowali.

Selain Petani sebagai Kepala keluarga, diharapkan kedepan seluruh keluarga Petani, istri dan anak-anaknya juga terlidungi oleh BPJS Ketenagakerjaan.

“Jadi Pak Bupati, kami juga menerima titipan dari petani Morowali mengucapkan terimakasih kepada Pak Bupati atas perhatiannya yang sangat luar biasa bagi Petani. Namun mereka (Petani) juga berharap agar seluruh keluarga petani masuk sebagai peserta BPJS ketenagakerjaan,” pinta Andi Irman di akhir sambutannya.

Bupati Morowali, Drs. Taslim mengapresiasi kepada OPD tehnis atas capaian yang diraih saat ini. Hal ini bukti komitmen Pemda Morowali memberikan pelayanan dan jaminan kepada masyarakat Morowali sesuai visi misi sejahtera bersama.

Terkait keikutsertaan keluarga petani dalam BPJS Ketenagakerjaan, semua tergantung pada anggaran yang tersedia. Namun Pemda Morowali punya keinginan besar untuk hal tersebut sehingga diharapkan sejahtera bersama bisa dirasakan semua masyarakat Morowali.

“Soal masyarakat yang belum terkaper tergantung anggaran, kita mesti bekerja keras lagi. kita harapkan semua OPD bisa kerjakeras agar capaian untuk mengkaver semua masyarakat kita bisa terwujud,” pinta Kader Partai Nasdem ini panjang lebar.

Usai acara launching dilaksanakan, dilanjutkan dengan pemberian santuan kematian bagi keluarga korban yang dterima langsung para ahli waris.

Dalam acara itu, selain dihadiri Bupati Morowali dan Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan serta Kadis pertanian Morowali, juga turut dihadiri Kapolres Morowali, perwakilan Kodim 1311/Mrw, perwakilan Kejari Morowali, Asisten I dan Asisten III Setdakab Morowali, sejumlah Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

(PATAR JS)

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp