Hukum KriminalNasionalSultengViral

Harga Pengadaan Babi Desa Bakekau Rp 1,6 Juta / Ekor, Bobotnya Tidak Sesuai Timbangan


POSO, NUANSAPOS.COM – Proyek pengadaan Babi TA 202Q di Desa Bakekau, Kecamatan Lore Selatan, Kabupaten Poso di duga keras di Mark Up. Terindikasi ada konspirasi antara pihak Pemerintah Desa dan Penyedianya.

1 ekor Babi yang harusnya berbobot 40 Kg namun yang disalurkan ternyata hanya berkisar 15 hingga 20 Kg per ekornya.

Pjs Kades Bakekau, Iwan Tobenu kepada Nuansa Pos.Com yang menghubunginya Senin (13/9) siang tadi membenarkannya. Sesuai yang tertuang harga Babi per ekor Rp 1.600.000/ekor.”Iya 1,6 juta per ekor, dengan ketentuan timbangan antara 35 hingga 40 kilogram per ekornya,” akunya.

Namun saat ditanya soal temuan lapangan dimana timbangannya ternyata tidak sesuai, Iwan langsung gelagapan.
“Ah kalo soal itu nanti kita lihat,” kilahnya.

Informasi yang di terima media ini, sebagian besar masyarakat penerima Babi complanne alias tidak puas.

Mereka berharap pihak Kejaksaan turun tangan dan menindaklanjuti adanya dugaan ‘kongkalingkong’ dibalik pengadaan babi-babi tersebut.

” Bilangnya timbangan per ekor 40 kilo tapi yang datang ada yang hanya 15 dan 20an kilo per ekornya. Kejaksaan kami harap turun dan menindaklanjuti bantuan Dana Desa tersebut,” harap warga seragam.

Selain terindikasi sengaja di Mark Up, pengadaan Babi di Desa Bakekaku itu sendiri belum terealisasi sepenuhnya.
Dari 115 KK baru 86 Kk yang menerima sementara 29 KK lainnya masih menunggu proses pencairan baru disalurkan.

Tinggalkan Balasan

RSS
Follow by Email
Instagram
WhatsApp