Pdt Conny Modjanggo : PT Poso Energy Jangan Bikin Peta Konflik dan Stop Bodohi Masyarakat !

Poso, Nuasapos.com – Anggota Legislator dan Ketua Komisi I dari Partai Nasdem, Pdt Conny Modjanggo mengecam keras perbuatan perusahaan listrik PT. Poso Energy.
Menurut Conny, perusahan itu telah melakukan pembodohan dan dinilai sengaja membuat peta konflik yang dapat membahayakan tatanan kehidupan masyarakat yang ada wilayah perairan Danau Poso dan sekitarnya.
Perusahaan itu juga secara nyata telah membuat pembodohan atas kematian kerbau milik masyarakat yang mati secara bersamaan.
Caranya dengan membuat penelitian yang kemudian menyimpulkan jika kerbau-kerbau yang mati itu karena terkena virus sementara fakta lapangannya tidak demikian.
Kerbau-kerbau warga mati disebabkan karena makan rumput busuk yang tergenang air dari luapan Danau Poso akibat uji coba buka tutup pintu air di areal Poso I PT Poso Enegy.

“Perusahaan itu betul-betul sudah kelewatan, sudah jelas kerbau masyarakat mati karena makan rumput busuk dampak luapan air.
Ujung-ujungnya mereka bikin skenario berdalil penelitian, kesimpulannya kerbau-kerbau itu mati karena virus.
Kerbau-kerbau ini seolah-olah mati karena virus sementara buka tutup pintu air yang mengakibatkan rumput membusuk tidak dipersoalkan,” jelas Conny kepada Nuansapos Kamis, (23/12/2021).

Selain melakukan pembodohan atas matinya kerbau, perusahaan itu juga telah melakukan pembodohan lain dengan memanfaatkan surat persetujuan dari Gubernur untuk penimbunan areal anjungan wisata.
Alih-alih untuk menimbun, perusahaan itu malah melakukan pengerukan Danau yang mana materialnya kemudian mereka gunakan untuk menimbun areal yang dimaksud.

“Itu pembodohan nyata, memang surat persetujuan ada untuk penimbunan tapi bukan untuk mengeruk Danau Poso,” imbuhnya.
Selain hal-hal di atas satu-satunya anggota DPRD dari Dapil Pamona Bersaudara yang lantang melakukan pembelaan atas hak-hak masyarakat adat di wilayah Danau Poso ini juga mengecam keras soal ganti rugi 10 Kg bagi pemilik sawah ladang yang tergenang air.

“Masuknya perusahaan telah mengakibatkan daratan tergenang air termasuk sawah-sawah masyarakat yang kemudian oleh perusahaan di kompensasi 10 Kg per arenya. Ini betul-betul pembodohan yang harus segera di hentikan dan ini saya sudah bilang waktu hearing di DPRD PT Poso Energy jangan bikin peta konflik dan stop bodohi masyarakat!” tegasnya.